UGM Yogyakarta dan Bupati Blora Jalin Kerja Sama, Tingkatkan SDM melalui Sekolah Vokasi

bupati blora
Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. (kiri pegang microfon) saat kunjungan kerja ke Gedung Teaching Industry Learning Center (TILC-UGM), Selasa (22/3/2022). (Ist/Lingkar.co)

YOGYAKARTA, Lingkar.co – Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, sebagai satu lagi lembaga pendidikan tinggi ilmu terapan terkemuka di Indonesia, menyatakan kesiapannya untuk membantu pembangunan Kabupaten Blora. Melalui kerja sama UGM Yogyakarta dan Bupati Blora harapannya dapat meningkatkan SDM dan membantu menangani angka kemiskinan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Dekan Sekolah Vokasi UGM, Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono kepada Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., saat beliau melakukan kunjungan kerja ke Gedung Teaching Industry Learning Center (TILC-UGM), Selasa (22/3/2022).

“Dengan kehadiran Pak Bupati secara langsung di gedung kami di Yogyakarta ini, maka kami pun merasa senang dan akan memprioritaskan Blora sebagai rekan kerja sama. Karena memang kami sangat membutuhkan daerah sebagai mitra dalam mencetak sarjana terapan melalui sekolah vokasi,” tambah Dekan Agus Maryono.

Pihaknya berharap dalam waktu dekat bisa terjalin penandatanganan kerja sama secara lebih detail, agar bidang yang akan dikerjasamakan dapat ditindaklanjuti oleh beberapa departemen dan dinas terkait dari Kabupaten Blora.

Matangkan Rencana Pembangunan, Bupati Blora Sinergi dengan Bupati Ngawi

“Harapannya nanti kehadiran kami juga bisa ikut membantu penanganan kemiskinan. Terlebih Pak Bupati menyampaikan angka kemiskinan di Blora masih di angka 12 persen, naik satu digit akibat pandemi,” lanjutnya.

Sekolah vokasi UGM ini ialah mini UGM. Tersedia jurusan apa pun. Ada 8 departemen, dengan jumlah mahasiswa mencapai 4750-an yang fokus pada berbagai disiplin ilmu terapan.

“Sehingga kuliahnya di UGM, praktiknya bisa langsung di Blora sesuai bidang ilmunya masing-masing sembari mengawal penanganan permasalahan yang ada di daerah. Tentunya bersama teman teman dosennya,” terang Dekan Agus Maryono.

Dekan kemudian menyampaikan biasanya magang selama satu tahun, dua semester, semester 6-7 atau 7-8. Sehingga bisa terus berkelanjutan setiap tahun berganti angkatan untuk melakukan pendampingan.

Adapun Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menyambut baik peluang kerja sama dalam membangun Sekolah Vokasi UGM Yogyakarta.

Matur nuwun Pak Dekan dan jajaran atas sambutannya. Kita berharap Sekolah Vokasi UGM ke depan juga bisa ikut Sesarengan mBangun Blora. Salah satunya sinergi dengan Pemkab Blora dalam peningkatan SDM anak-anak kita melalui pola kemitraan. Kalau perlu nanti kita kumpulkan seluruh kepala sekolah SMK yang akan kita dorong menjadi mitra pengembangan vokasi di Kabupaten Blora,” ujar Bupati Arief.

Bupati Blora Ajak Optimalkan Aset PT KAI

Bupati juga meminta Bappeda untuk segera menyiapkan data dan OPD mana saja yang siap bekerja sama dengan sekolah vokasi UGM.

“Bidang-bidang kerja samanya segera saja disusun, mana yang siap segera kita laksanakan penandatanganan kerja samanya. Karena secara umum kita sudah ada MoU dengan Pak Rektor UGM. Sekolah Vokasi UGM ini fakultas palugada, apa lu mau gua ada. Maka harus ikan sepat, ikan gabus, plus ikan lele. Semakin cepat semakin bagus tidak bertele-tele. Monggo kita berharap sebelum puasa, pihak sekolah vokasi bisa melakukan mapping ke Blora,” ujar Bupati.

“Ibarat kalau bikin baju, kita sudah punya bahan kain yang baik. Namun jika tidak dijahit dengan benar oleh ahlinya, tidak akan menjadi baju yang bagus dan diminati orang. Kami berharap Sekolah Vokasi UGM bisa menjadi penjahitnya, soal biaya nanti bisa kita gandeng CSR dari beberapa perusahaan migas atau BUMN yang ada di Kabupaten Blora,” sambung Bupati.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat     ,

Dr. Wiryanta, S.T., M.T. bersama para pimpinan departemen Sekolah Vokasi dan OPD terkait. Mulai membahas potensi kerjasama pengembangan pertanian, pendampingan UMKM, penataan potensi wisata, peternakan, dan lain-lain.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan, Kepala Dinsos P3A, perwakilan Bappeda, dan lainnya. Turut hadir Erni Februaria, senior perencanaan pembangunan Bappeda Yogyakarta yang juga diaspora asli Blora. (Lingkar Network | Lingkar.co)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.