Warga Korban Banjir di Kudus Tak Mau Mengungsi

  • Bagikan
Sejumlah anak bermain saat banjir merendam di Desa Setrokalangan, Kudus, Jawa Tengah, Senin (1/2/2021). (KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)
Sejumlah anak bermain saat banjir merendam di Desa Setrokalangan, Kudus, Jawa Tengah, Senin (1/2/2021). (KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)

KUDUS, Lingkar.co – Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsaiagaan BPBD Kudus, Wiyoto mengatakan, warga terdampak banjir yang tersebar di sejumlah desa di Kota Kretek, tak mau mengungsi, meskipun belum surut.

“Sudah disediakan tempat pengungsian dan sarana pendukungnya. Namun, sepanjang masih bisa ditempati, warga biasanya lebih memilih bertahan di rumah ketimbang harus mengungsi,” katanya, Selasa (2/2/2021).

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Adapun tempat pengungsian yang disediakan, yakni di kantor Kecamatan Kaliwungu. Sedangkan dapur umumnya dipusatkan di sebuah masjid di Kedungdowo yang setiap harinya menyiapkan nasi bungkus hingga 4.000 bungkus.

“Untuk posko kesehatan disiapkan di dua lokasi, yakni di Desa Setrokalangan dan di Desa Banget,”paparnya.

Warga duduk di depan rumahnya yang tergenang banjir di Desa Kesambi, Mejobo, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (19/1/2021). (KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)
Warga duduk di depan rumahnya yang tergenang banjir di Desa Kesambi, Mejobo, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (19/1/2021). (KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)

Jika sebelumnya yang dilanda banjir hanya di Desa Setrokalangan, Desa Kedungdowo, Desa Banget, dan Desa Blimbing Kidul (Kecamatan Kaliwungu), maka saat ini sudah bertambah seperti Desa Jati Wetan (Kecamatan Jati) serta Desa Mejobo dan Golantepus (Kecamatan Mejobo).

Sementara desa lainnya, masih menunggu curah hujan turun dan debit air di Sungai Wulan yang tidak naik. karena ada sungai yang mengaliri airnya. (ara/aji)

Sumber: Koran Lingkar Jateng

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.