Angin Puting Beliung Terjang Desa Karangsono Sebabkan 171 Rumah Rusak

  • Bagikan
Kondisi sejumlah rumah di Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen, Demak usai diterjang angin puting beliung Selasa (23/2/2021). (ANTARA/KORAN LINGKAR JATENG)
Kondisi sejumlah rumah di Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen, Demak usai diterjang angin puting beliung Selasa (23/2/2021). (ANTARA/KORAN LINGKAR JATENG)

DEMAK, Lingkar.co – Angin puting beliung menerjang Desa Karangsono, Kabupaten Demak, Jawa Tengah Selasa (23/2/2021). Pristiwa itu mengakibatkan 171 rumah rusak, bahkan satu rumah roboh. Tak hanya itu, satu orang juga terluka.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak Agus Nugroho mengatakan, peristiwa puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Awalnya turun hujan kemudian disertai tiupan angin kencang sehingga mengakibatkan rumah-rumah warga mengalami kerusakan hingga ada yang roboh.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Tim BPBD sudah ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi warga terdampak di Balai Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen, dan gedung sekolah TK,” katanya.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan makan dan minum warga terdampak, BPBD Demak juga mendirikan dapur umum secara darurat. Tim medis juga datang untuk mengecek kesehatan warga terdampak, guna memastikan ada tidaknya warga yang terluka.

Hujan deras tidak hanya mengakibatkan rumah warga rusak, sejumlah pohon juga ada yang roboh dan batang-batang pohon berserakan di jalanan karena patah dan tertiup angin.

Kapolsek Mranggen AKP M. Sigit Hadi menambahkan bahwa selain banyak rumah rusak dan pohon tumbang, jaringan PLN juga tercatat ada yang rusak. Untuk korban luka, tercatat ada satu orang bernama Santoso (49) yang merupakan warga Desa Kuripan, Kecamatan Karangawen, Demak.

“Korban mengalami luka robek di kepala sepanjang 20 sentimeter dan menjalani rawat jalan di Puskesmas Mranggen. Korban mengalami luka ketika sedang melintas di Desa Karangsono saat terjadi peristiwa angin kencang,” ujarnya.

Warga yang rumahnya mengalami kerusakan, kini dievakuasi menempati posko PPKM Mikro Desa Karangsono sebanyak 13 jiwa dari lima keluarga. Polri bersama TNI dan warga bergotong-royong memotong pohon yang tumbang serta membantu membersihkan rumah warga dari puing-puing atap rumah yang mengalami kerusakan.(ara/lut)

Sumber: Koran Lingkar Jateng

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.