Antisipasi Hujan Abu Merapi, Candi Asu dan Candi Pendem di Magelang Ditutup Plastik

  • Bagikan
Candi Asu di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, ditutup dengan plastik untuk mengantisipasi terjadinya hujan abu dari erupsi Gunung Merapi. (KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)
Candi Asu di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, ditutup dengan plastik untuk mengantisipasi terjadinya hujan abu dari erupsi Gunung Merapi. (KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)

MAGELANG, Lingkar.co – Antisipasi hujan abu akibat erupsi Gunung Merapi, Candi Asu dan Candi Pendem di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, ditutup dengan plastik.

Teknisi Konservasi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah, Mantoro mengatakan, BPBD Provinsi Jawa Tengah memberikan arahan, untuk menutup candi-candi yang berdekatan dengan Gunung Merapi.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Sejumlah candi tersebut, yakni di Kabupaten Boyolali meliputi Candi Sari dan Petirtaan Cabean Kunti, kemudian di Kabupaten Magelang Candi Asu dan Candi Pendem.

“BPCB Propinsi Jawa Tengah memberi arahan untuk menutup candi-candi yang berdekatan dengan Gunung Merapi untuk mengantisipasi hujan abu jika terjadinya erupsi Gunung Merapi,” katanya, Senin (1/2/2021).

Penutupan candi dengan plastik tersebut diharapkan jika terjadi hujan abu tidak mengenai batuan candi.

Juru Pelihara Candi Asu dan Pendem, Jumat, mengatakan penutupan Candi Asu dengan plastik dilakukan pada Jumat (29/1), kemudian Candi Pendem ditutup pada Sabtu (30/1) namun belum selesai. Jarak antara Candi Asu dengan Candi Pendem sekitar 300 sampai 400 meter.

“Kunjungan wisatawan di kedua candi tersebut masih dilarang. Penutupan kunjungan wisatawan mulai 5 Desember 2020 hingga sekarang,”paparnya. (ara/aji)

Sumber: Koran Lingkar Jateng

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.