Bantu Pemerintah Wujudkan Lumbung Pangan Nasional, PT Palma Pertiwi Mandiri Target 1000 Hektar Lahan Tiap Kabupaten

Dirut PT. Palma Pertiwi Makmur, Mardiyanto didampingi perwakilan Kemenhan dan Kementerian LHK saat menjawab pertanyaan sejumlah wartawan disela kegiatan. Foto: Rifqi/Lingkar.co

Lingkar.co , PT. Palma Pertiwi Mandiri mengajak semua pihak untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan lumbung pangan nasional dan bahkan internasional sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo.

“Perusahaan sebagai warga masyarakat, ya sudah wajib kita melaksanakan apa yang menjadi instruksi atau imbauan beliau (Presiden Jokowi) dalam rangka ketahanan pangan di negeri kita ini,” kata Dirut PT. Palma Pertiwi Makmur, Mardiyanto disela kegiatan, Minggu (27/8/2023) siang.

“Oleh sebab itu khususnya di Jawa Tengah ini kita berharap kebersamaan semua pihak dalam mewujudkan cita-cita beliau itu pastinya cita-cita bangsa ini,” sambungnya.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Ia menyadari, butuh kebersamaan dan komitmen dalam mewujudkan program ketahanan pangan dengan target menjadi lumbung pangan, “Kita dalam hal ini PT Palma harus ikut berperan,” ulangnya menegaskan.

Ia melanjutkan, PT Palma menyadari sudah tidak ada lahan kosong saat ini. Semuanya sudah bertuan.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Berdasarkan data saat ini, lanjutnya, PT Palma menargetkan 1000 hektar per kabupaten dari total sekitar 80.000 hektar, “Lahan yang ada di kita itu kerja sama LMBH dengan PT Palma dalam program alih fungsi,” paparnya.

Png-20230831-120408-0000

Ia menyebut, saat ini sidah ada 19 kabupaten dan 6 provinsi di Indonesia yang bekerjasama dengan PT. Palma dengan berbagai macam jenis tanaman.

Perwakilan dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan), dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK) pun dihadirkan hari ini untuk bertemu dengan perwakilan petani. Bahkan siap melakukan inspeksi mendadak di lahan pertanian.

Senada, Kolkav. Edi Sucipto mewakili Asisten Khusus Bidang Ketahanan Pangan Kemenhan RI, Letjen (Purn) Ida Bagus Purwalaksana menegaskan perintah presiden tentang ketahanan pangan.

“Itu sudah dijawab oleh Pak Presiden bahwa mewujudkan ketahanan pangan itu tidak bisa sekali kerja, sekali jadi

“Sejak tahun 2019 itu kita kan dapat perintah dari presiden bahwa kementerian Pertahanan untuk melakukan ketahanan pangan, khususnya di Kalimantan Tengah,” ujarnya dalam sambutan.

Dikonfirmasi lebih lanjut, dirinya menjelaskan program tersebut dilakukan di seluruh wilayah karena Kemenhan bertanggung jawab dalam kesatuan wilayah NKRI. Meski demikian, pihaknya menyadari butuh komitmen dan kerjasama dengan semua pihak untuk mewujudkannya.

Ia tegaskan, tidak mudah mewujudkan ketahanan pangan karena tidak hanya berlangsung dalam satu kali atau dua musim panen. Melainkan harga berkesinambungan untuk memperkuat perekonomian masyarakat.

“Namun tahapan itu mulai dari lahan itu harus clear and clean. Proses dan prosedurnya harus bener-bener dilaksanakan secara jelas dengan LHK. Dari awal sudah dikatakan bahwa pekerjaan ketahanan pangan ini adalah pekerjaan yang perlu kerjasama semua kelembagaan atau kementerian. Sehingga semua peran,” tandasnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *