Curah Hujan Tinggi, Petambak Udang di Demak Terpaksa Panen Dini

  • Bagikan
Petani menunjukkan udang hasil panen. (ANTARA/LINGKAR.CO)
Petani menunjukkan udang hasil panen. (ANTARA/LINGKAR.CO)

DEMAK,  Lingkar.co – Sejumlah petani udang maupun ikan di Desa Kembangan, Kabupaten Demak, terpaksa memanen dini menyusul tambaknya tergenang banjir akibat tingginya curah hujan di daerah setempat.

“Kami mencatat ada sekitar 200-an hektare lahan tambak udang maupun ikan serta sejumlah areal persawahan yang terendam banjir, akibat curah hujan tinggi,” kata Kepala Desa Kembangan, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Suhardi, Selasa (29/12).

Ia melanjutkan, ,petambak udang maupun ikan air tawar, seperti nila dan tambra, terpaksa memanen dini karena air di areal tambaknya meluap. Sehingga potensi kehilangan ikan cukup besar.

Sementara usia ideal untuk panen minimal 4 bulan, sedangkan saat ini usianya baru tiga bulan. Padahal, ketika sudah memasuki usia panen proyeksi hasil panen udangnya bisa mencapai 2,5 ton, sedangkan saat ini hanya 1,5 ton.

“Akibatnya petambak masih menanggung kerugian antara Rp20 juta hingga Rp25 juta per hectare,” ungkapnya.

Untuk menghindari kejadian serupa, pemerintah desa sudah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Demak agar segera memperbaiki drainase dan irigasi di lahan persawahan, tambak udang dan ikan.

“Ketika saluran drainase dan irigasinya bagus, tentunya saat curah hujan tinggi air tidak sampai menggenangi tambak maupun persawahan,” ujarnya.

Ikhwan Syaefulloh, Koordinator Sahabat Lestari, komunitas relawan anggota DPR RI Dapil II Jateng, Lestari Moerdijat, menegaskan, pertanian merupakan sumber mata pencaharian utama warga di Kabupaten Demak.

“Kami memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsinta), bibit serta pembinaan terhadap petani di Kabupaten Demak, Kudus dan Jepara. Juga mendorong Pemkab Demak khususnya, untuk segera memperbaiki fasilitas irigasi yang merupakan faktor penting untuk mencapai keberhasilan di bidang pertanian maupun perikanan, “ bebernya. (ara/aji)

Baca Juga:
Vaksin Bukan Syarat Utama, Legislator: Pati Harus Berani Mulai PTM

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!