Dinporapar Pati Libatkan 17 Destinasi Wisata untuk Video Promosi

  • Bagikan
Proses pengambilan gambar video pendek promosi pariwisata Dinporapar Pati di salah satu destinasi wisata di Kabupaten Pati. AzizAF/Lingkar.co
Proses pengambilan gambar video pendek promosi pariwisata Dinporapar Pati di salah satu destinasi wisata di Kabupaten Pati. AzizAF/Lingkar.co

PATI, Lingkar.co – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati melakukan penggarapan video pendek untuk promosi destinasi wisata melibatkan sejumlah tempat.

Setidaknya, terdapat 17 tempat wisata yang akan dipromosikan melalui proyek video promosi pariwisata tersebut.

Rekso Sohartono kepala dinas kepemudaan, olaraga dan pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, menyebutkan sejumlah tempat tersebut. Seperti desa wisata Jrahi, Bukit Pengusen, waduk gunung rowo, agro wisata jollong.

“waduk Seloromo, desa wisata Bageng, Mina Mangrove Tunggulsari, Pantai Idola, Makam nyai ageng ngerang, makam syeh jangkung, goa pancur, bukit pandang kayen, dan tepus, pesona gunung sari dan pantai kertomulyo, ” ungkapnya.

Hal ini sebagai upaya mempromosikan destinasi wisata di kabupaten Pati. Penggarapan video ini bahkan menggandeng sejumlah pemuda kreatif di Pati.

Baca Juga:
Bupati Dikejar KPK Soal Aset Daerah

Mulai dari video maker, fotografer hingga youtubers asal Pati. Keterlibatan mereka tidak hanya sebagai memaksimalkan kualitas video melainkan juga sebagai daya tarik masyarakat Pati. Utamanya dari kalangan muda-mudi.

“Durasi video antara 1 dan 3 menit, dan nanti diposting di medsos dinas antara lain ig, fb, channel YouTube, website, ” tambahnya.

Dengan terciptanya video yang dilakukan dibeberapa tempat tersebut mampu mendorong wisata untuk menggunakan digital. Dan informasi melalui video promosi destinasi wisata tersebut membuat masyarakat datang ke tempat wisata Pati.

“Harapan dengan pembuatan video promosi pariwisata dengan memanfaatkan teknologi digital untuk “mengingatkan” kembali kepada masyarakat baik yg berada di kabupaten pati maupun luar kab pati untuk mengunjungi obyek-obyek wisata namun prokes tetap diterapkan, ” tambahnya.

Penulis: Lingkar News Network

Editor: Muhammad Nurseha

  • Bagikan