Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Permudah Warga Lihat Destinasi Wisata Pati dengan Aplikasi SIP Gage Go

  • Bagikan
Tangkapan layar aplikasi SIP Gage Go oleh Dinporapar Pati.(ISTIMEWA/LINGKAR.CO)
Tangkapan layar aplikasi SIP Gage Go oleh Dinporapar Pati.(ISTIMEWA/LINGKAR.CO)

PATI, Lingkar.co – Bagi masyarakat yang ingin mengetahui destinasi wisata apa saja yang ada di Kabupaten Pati bisa dengan mudah mencari tahu di aplikasi Sistem Informasi Pariwisata Gage Go (SIP Gage Go). Peluncuran aplikasi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati tahun lalu itu memberikan informasi yang detail terkait destinasi wisata yang ada di Bumi Mina Tani.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata pada Dinporapar Pati Ida Istiani mengatakan, ada beberapa desa wisata (deswita) di Bumi Mina Tani sudah buka.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Sebelum buka, pengelola deswita wajib mendapat izin dari Gugus Tugas Covid-19. Selain itu, juga ada simulasi pembukaan deswita untuk melihat penerapan protokol kesehatan (prokes),” katanya kepada lingkar.co

Lanjut Ida, beberapa deswita yang sudah buka antara lain, agrowisata Jollong di Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong. Selain itu, ada juga Deswita di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu. Kemudian, tempat wisata yang juga sudah buka yakni Desa Wisata Bageng di Kecamatan Gembong.

“Yang keempat, deswita yang sudah boleh buka yakni di Desa Wisata Pancasila, Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal,” ucapnya.

Terkait dengan aplikasi tersebut, jelas Ida, SIP Gage Go sudah tersedia di google playstore. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah mengunduh aplikasi ini dengan gawai atau ponsel pintar.

“Aplikasi ini harapannya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di berbagai destinasi wisata yang ada di Pati,” harapnya.

Aplikasi ini terangnya, merupakan media untuk memberikan informasi secara visual kepada masyarakat terkait destinasi wisata yang ada di Bumi Minatani. Dengan informasi destinasi wisata didalam genggaman tangan, ia berharap bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pati.

“Aplikasi ini merupakan promosi jangka panjang yang berkesinambungan, bukan rencana promosi jangka pendek,” imbuhnya.

Dinporapar Pati berharap selain promosi, aplikasi ini bisa menjadi buku panduan bagi wisatawan. Sehingga para pelancong lebih mudah dalam melakukan pengambilan keputusan berkunjung ke destinasi wisata. “Sebab dalam aplikasi ini, para wisatawan bisa melihat sepintas pemandangan yang ada pada destinasi wisata,” tutupnya.(kin/mun/lut)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.