PATI, Lingkar.co – Kabupaten Pati tengah melakukan tahapan proses seleksi perangkat desa (perades). Rencananya Mei 2023 mendatang, Pemkab Pati sudah melakukan pelantikan perades yang baru.
Belajar pada proses seleksi perades di kabupaten tetangga, DPRD Pati menghimbau proses seleksi perades bisa berlangsung terbuka, jujur, dan adil agar tidak memicu konflik berlebihan.
“Proses pelaksanaan seleksi perades harus berjalan sesuai regulasi yang ada, dengan proses yang terbuka, jujur, dan adil,” kata Ketua Komisi A DPRD Pati Bambang Susilo saat dikonfirmasi pada Senin (14/2).
Untuk menghindari kericuhan akibat seleksi perades, pihaknya menghimbau agar camat setempat rajin memantau setiap tahapan seleksi perades. Mulai dari tahap persiapan pengisian perades sampai dengan tahap pelantikan perades di masing-masing desa yang mereka pimpin.
DPRD Pati Minta Perangkat Desa Tingkatkan Kinerja
“Sekarang sudah proses seleksi perades di Kabupaten Pati sedang berlangsung. Kita harap jangan sampai pejabat-pejabat terkait membuat kebijakan yang memicu kegaduhan di masyarakat. Setiap camat juga harus selalu koordinasi dengan panitia lokal di desa masing-masing yang mengajukan pengisian perades,” imbaunya.
Ketua DPC PKB ini juga mengatakan, proses seleksi perades di Kabupaten Pati akan mendapat sorotan banyak pihak, baik itu dari masyarakat umum maupun awak media. Oleh karena itu, ia berharap proses seleksi perades bisa berjalan kondusif, aman, dan lancar.
35 Formasi CPNS Jateng Nihil Pendaftar
Sebagai informasi, di Kabupaten Pati saat ini terdapat 570 kekosongan formasi perades. Akan tetapi, tahun ini Kabupaten Pati hanya menganggarkan seleksi untuk 224 formasi perades saja.
“Untuk perangkat desa yang nantinya terpilih, agar segera beradaptasi dan memahami peraturan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Serta melaksanakan tugas sebaik-baiknya seperti Peraturan Bupati Nomor 56 Tahun 2021,” tandasnya.
Hal senada juga dikatakan Anggota Komisi A DPRD Pati, Muslihan. Ia mengatakan, seleksi perades harus berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Berikut jadwal pelaksanaan tiap tahapan pengisian perangkat desa tahun 2022.
“Yang terpenting jaga ketertiban, kedamaian, kebersamaan jangan sampai muncul persoalan,” pungkasnya. (Lingkar Network l Falaasifah – Lingkar.co)