Gerakan Pemuda Ka’bah Gelar Aksi Tuntut Yaqut Cholil Qoumas Mundur

Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) DKI Jakarta dan Banten menggelar demo Aksi Bela Islam menuntut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Mundur dari Jabatannya di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (04/03/2022). Muhammad Idris/LINGKAR.CO
Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) DKI Jakarta dan Banten menggelar demo Aksi Bela Islam menuntut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Mundur dari Jabatannya di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (04/03/2022). Muhammad Idris/LINGKAR.CO

JAKARTA, Lingkar.co – Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) DKI Jakarta dan Banten menggelar demo Aksi Bela Islam. Aksi demo tersebut bertujuan menuntut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Mundur dari Jabatannya di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (04/03/2022).

Aksi Bela Islami ini turut di ikuti oleh ormas-ormas islam lainnya yang di gelar di depan Kantor Kementerian Agama Jakarta Pusat.

Baca Juga :
Hipmi Perguruan Tinggi UMP Menggelar Pelantikan Pengurus dan Seminar Nasional

Dalam aksinya, Gerakan Pemuda Ka’bah memprotes keras pernyataan Menteri Agama yang di nilai melukai umat Islam dengan statements diskriminatif terkait adzan.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

“Statements Menteri Agama ini sangat melukai hati umat Islam. Sangat diskriminatif menyamakan suara adzan dengan gonggongan anjing”, ujar Budi Santoso Bambang, Ketua Bidang Penggalangan Wilayah Gerakan Pemuda Ka’bah Provinsi DKI dan Banten.

Adapun tuntutan Gerakan Pemuda Ka’bah meminta Presiden Jokowi memberhentikan Menteri Agama RI.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Proses hukum Menteri Agama yang sudah menistakan agama dan Mendesak Menteri Agama meminta maaf kepada umat islam.

Png-20230831-120408-0000

“Menteri Agama ini sudah menistakan agama Islam. Oleh karena itu kami mendesak agar Presiden Jokowi memberhentikan Menag Yaqut dan meminta Polri untuk memproses secara hukum”, tegasnya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan statemen Menteri agama ini sudah membuat gaduh Indonesia. Bahkan menurutnya, tokoh-tokoh dan ormas islam dari seluruh Indonesia sudah bersuara menuntut Menag Yaqut mundur.

Bahkan, kata Budi jika tuntutan aksi ini tidak mendapat respon dengan cepat, maka aksi-aksi seperti ini akan terus berlanjut dengan masa yang lebih banyak.

Penulis : Muhammad Idris

Editor : Muhammad Nurseha

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *