Jelang Idul Adha, Disdagperin Pati Pastikan Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Masih Aman

Aktivitas di Pasar Puri Pati. Foto: Miftahus Salam/Lingkar.co
Aktivitas di Pasar Puri Pati. Foto: Miftahus Salam/Lingkar.co

Lingkar.co – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat masih aman menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2024.

Kepala Disdagperin Pati Hadi Santosa menyebutkan, hingga saat ini stok beras di Pati masih mencapai 2.785 ton, minyak goreng 56.200 liter, dan gula 2.096 ton.

“Stok cukup banyak. Meskipun panen padi ini agak mundur karena kemarau. Tapi sisa stok kemarin masih. Dan di gudang Bulog juga stok mencukupi,” katanya, Jumat (7/6/2024).

Sementara itu untuk daya beli masyarakat, katanya, juga masih dalam kondisi normal dan belum ada lonjakan permintaan barang menjelang Hari Raya Kurban.

“Belum ada lonjakan. Daya beli masyatakat masih dalam batas wajar,” ujarnya.

Ia juga mengatakan saat ini perkembangan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Pati masih dalam batas aman.

Png-20230831-120408-0000

Meskipun, katanya, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Seperti cabai merah keriting yang sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram, saat ini naik menjadi Rp 37 ribu per kilogra.

“Cabai rawit merah juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 37 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Di sisi lain, harga gula pasir justru mengalami penurunan, dari sebelumnya Rp 18 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 17 ribu per kilogram.

Sementara, lanjutnya, untuk komoditas lainnya tidak mengalami kenaikan. Seperti, beras premium Rp 15 ribu/kg, beras medium Rp 12.500/kg, minyak goreng dengan merek Rp 20 ribu/botol, minyak goreng tanpa merek Rp 15 ribu/liter, dan MinyaKita Rp 16 ribu/liter.

Kemudian, harga daging sapi Rp 120 ribu/kg, daging ayam broiler Rp 40 ribu/kg, daging ayam kampung Rp 75 ribu/kg, telur ayam ras Rp 27 ribu/kg, dan telur ayam kampung Rp 52.500/kg.

Lebih lanjut, pihaknya memprediksi harga akan mulai mengalami kenaikan saat memasuki Hari Raya Idul Adha. Namun menurutnya, kenaikannya tidak akan signifikan, terutama untuk daging.

“Kemungkinan yang naik itu daging, telur dan minyak goreng. Karena bahan-bahan itu yang sering dikonsumsi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps