Jokowi Rencanakan “Re-Open Border” Bali

SEKTOR: Pariwisata di Kota Denpasar Bali sambut kebijakan "Re-Open Border" mendatang. (ANTARA/LINGKAR.CO)
SEKTOR: Pariwisata di Kota Denpasar Bali sambut kebijakan "Re-Open Border" mendatang. (ANTARA/LINGKAR.CO)

DENPASAR, Lingkar.co – Presiden Joko Widodo rencanakan “Re-Open Border” melalui tahap percontohan tiga destinasi zona hijau Juli mendatang.

Dalam kunjungan Jokowi ke Bali (16/3) lalu, ia optimis menyebut “Re-Open Border” Bali melalui serangkaian tahapan yang cukup terpola dan berkesinambungan.

Jokowi juga menyatakan pihaknya kini sedang gencar membangkitkan sector pariwisata, di Bali pada khususnya agar nanti Bali akan terbuka untuk dunia pada Maret 2022.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Industri Event Indonesia (IVENDO) Bali, Grace Jeanie mewakili masyarakat Bali mengungkapkan antusias kebijakan “Re-Open Border” tersebut, Sabtu (19/3).

“Pernyataan Bapak Presiden itu memberikan angin segar bagi pelaku pariwisata di Bali, termasuk para pelaku Penyelenggara Kegiatan (Event) untuk merapatkan barisan,” ujarnya.

Syarat Pelaksanaan “Re-Open Border”

Dalam mewujudkan rencana “Re-Open Border” tersebut, Presiden Jokowi berikan persyaratan yang harus masyarakat Bali penuhi, utamanya pelaku pariwisata.

Png-20230831-120408-0000

Tentunya masih berkutik untuk upaya penurunan angka pertumbuhan COVID-19 di Kota Denpasar Bali tersebut pada khususnya.

Baca juga: Pelatih Timnas Asal Korsel, Shin Tae-yong positif COVID-19

Dengan semakin terkendalinya paparan Covid-19, yang dapat kita lihat dari menurunnya jumlah kasus paparan masyarakatya. Maka kebijakan “Re-Open Border” akan segera terealisasikan.

Upaya tersebut juga diimbangi dengan memperluas proses vaksinasi, pengetatan prokes, bantuan stimulus industri yang besar, dan lain-lain.

“Kita berharap Bali bisa segera bangkit,” ujar Presiden Jokowi saat kunjungannya meninjau vaksinasi massal di Gianyar, Bali, (16/3).

Menurut Jokowi, bila sudah terlihat penyebaran COVID-19 melandai, dengan tahapan-tahapan yang nanti akan didesain pemerintah daerah.

Menurutnya Pembukaan sektor ekonomi dapat dilakukan satu per satu, khususnya sektor pariwisata agar kembali ke posisi normal.

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *