Mulai Dikunjungi Wisatawan, Dinporapar Pati Ingatkan Penerapan Prokes

  • Bagikan
Salah satu sudut pemandangan di Waduk Gunungrowo, Pati.(DOK LINGKAR.CO)
Salah satu sudut pemandangan di Waduk Gunungrowo, Pati.(DOK LINGKAR.CO)

PATI, Lingkar.co – Hanya ada empat tempat wisata di Kabupaten Pati yang sudah boleh buka usai mendapatkan izin dari Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pati. Meski begitu, Dinas Kepemudaan Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Pati menekankan penerapan protokol kesehatan (prokes) bagi pengelola maupun pengunjung tempat wisata.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata pada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati Ida Istiani mengakui, ada sejumlah tempat wisata yang sedianya belum diperbolehkan buka. Namun, karena lokasi tersebut juga tempat kuliner, ada beberapa warga yang sudah berkunjung.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Untuk itu, pihaknya menekankan agar pemilik rumah makan dan pengunjung agar menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Sehingga, potensi terjadinya penularan virus corona bisa ditekan.

“Untuk di waduk Gunungrowo memang belum mendapat izin dari Ketua Gugus Tugas Covid. Namun beberapa warga sudah berkunjung untuk menikmati makanan khas ataupun sekedar jalan-jalan disana. Kami berharap agar masyarakat yang mengunjungi tempat wisata menerapkan protokol kesehatan ketat. Sehingga harapannya tidak ada kluster tempat wisata,” harapnya.

Dari pantaua lingkar.co, sudah ada beberapa warga yang mengunjungi Waduk Gunungrowo di Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Pati. Meskipun jumlahnya tidak begitu banyak. Mereka ada yang sekedar ingin memancing dan ada juga yang ingin menikmati kuliner iklan bakar khas waduk tersebut.

“Saya kesini pingin mancing, tempatnya yang adem dan juga ada pedagang bikin tidak susah kalau mau membeli makan dan minum,” cakap Heri (24) salah seorang pengunjung.

Selain untuk tempat memancing, Bendungan Waduk Gunung Rowo juga menyediakan ikan bakar yan dijual oleh pedagang setempat. Tidak hanya untuk memacing, para pengunjung yang datang juga ada yang bersepeda, jalan-jalan sore, berpacaran atau sekedar ingin makan dengan suasana yang berdeda dari biasanya.

“Lagi jalan – jalan saja mas sama pacar, mumpung ada waktu. Bosan juga kalau pacaran ke Mall terus,” ujar Hendy,25, salah seorang pengunjung Waduk Gunung Rowo.(kin/lut)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.