Lingkar.co – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengakui bahwa masalah sampah dan banjir masih belum terselesaikan hingga saat ini.
Ia menilai banjir dan rob yang hingga kini masih menjadi persoalan tahunan di sejumlah titik. Sedangkan pengelolaan sampah juga dinilai belum optimal dan membutuhkan perhatian lebih dari semua pihak.
Tak hanya itu, Mbak Tika, sapaan akrab Dyah Kartika Permanasari, juga menyoroti sektor ekonomi, potensi daerah yang menurutnya belum sepenuhnya memberikan nilai tambah.
Oleh karena itu, kata dia, hilirisasi produk unggulan daerah perlu terus didorong agar mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperluas pasar.
Tak berhenti sampai di situ, sektor pariwisata juga tak luput dari perhatian. Pemerintah daerah menilai potensi pariwisata Kendal masih perlu dioptimalkan melalui penguatan pengelolaan, peningkatan infrastruktur, serta strategi promosi yang lebih efektif.
Semua itu ia paparkan saat menyampaikan sambutan arahan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Kendal Tahun 2027 di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Jawa Tengah, Rabu (15/4/2026).
Untuk itu Bupati mengingatkan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kendal Tahun 2027 yang mengusung tema “KENDAL CEKATAN”.
Kendal Cekatan merupakan akronim dari Peningkatan Tata Kelola Kelembagaan Sebagai Pondasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Penguatan Sektor Unggulan Daerah.
Kebijakan ini menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang responsif, adaptif, serta berorientasi pada hasil, sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa arah kebijakan tersebut memiliki tiga fokus utama.
Pertama, peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Kedua, penguatan perekonomian daerah melalui optimalisasi sektor-sektor unggulan. Ketiga, peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Melalui forum Musrenbang ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran, demi mewujudkan Kabupaten Kendal yang lebih maju dan sejahtera di tahun 2027. (*)








