Pemilu 2024 Jangan Golput! Alfian Ajak Generasi Milenial Ikut Tentukan Masa Depan Bangsa

Kolase foto sekretaris DPC PPP Blora dengan pemilu.

Lingkar.co – Pemilihan umum merupakan tradisi negara demokrasi. Karenanya, partisipasi pemilih sangat menentukan arah dan masa depan bangsa. Jangan golput!

Pesan itu disampaikan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Blora, Alfian Aulia Tsani. Ia meminta generasi Milenial dan Generasi Z untuk ikut menentukan arah bangsa melalui pemilu.

“Masyarakat maupun generasi milenial sama sekali jangan melakukan golput (golongan putih) alias tidak memilih pada pergelaran Pemilu 2024 mendatang, karena hal tersebut bukanlah solusi dan juga bukan sebuah pilihan,” ujar Alfian melalui keterangan tertulisnya Senin (02/10/2023)

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Padahal, menurutnya, milenial maupun masyarakat dalam sebuah negara yang menganut sistem demokrasi memang telah diberikan hak yang luas untuk bisa ikut menentukan bagaimana nasib bangsa ke depannya dengan menentukan para pemimpin sesuai dengan apa yang mereka inginkan.

“Dampak dari ketika masyarakat itu melakukan golput, sebenarnya merugikan mereka sendiri. Dan, Indonesia merupakan salah satu negara yang menganut sistem pemerintahan yang demokratis,” ucapnya.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Maka dari itu, dirinya berpesan kepada para pemuda agar mereka tidak sampai apatis bahkan melakukan golput dalam Pemilu 2024.

Png-20230831-120408-0000

Ia, juga berpesan kepada para milenial untuk terus menghasilkan karya dan apabila ada pihak yang ingin atau tertarik berpolitik supaya tidak takut.

“Dengan mengikuti pemilu 2024 dan menggunakan hak suara yang mereka miliki, berarti sebenarnya sudah merupakan bentuk kontribusi awal untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tuturnya.

“Dan, juga tidak bisa dipungkiri bahwa pada akhirnya, para pemuda tersebut adalah mereka yang menjadi generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Tak hanya itu, Alfian juga menegaskan, apabila para milenial ini ingin mengambil peran pembangunan dan menjadi bagian besar di NKRI, maka mereka memang harus bisa menjadi seorang agen penerus pembangunan bangsa.

“Justru apabila misalnya para pemuda tersebut melakukan golput, apalagi sebenarnya mereka sudah masuk ke dalam kategori pemilih pemuda dan seharusnya sudah memiliki hak suara namun tidak digunakan, maka tindakan tersebut tentunya merupakan hal yang salah dan tidak seharusnya dilakukan. Dan, sama sekali tidak pantas apabila terdapat seorang milenial yang dirinya malah berbangga diri ketika melakukan golput,” terangnya.

Bukan hanya itu, dirinya juga mengingatkan, melakukan golput berarti sama halnya tidak peduli ketika melihatq kesengsaraan rakyat yang sedang terjadi. Pemuda yang golput, juga terkesan sama sekali tidak ingin melakukan perubahan.

“Sekali lagi, melakukan golput pada pergelaran Pemilu 2024 mendatang sama sekali bukanlah sebuah pilihan. Terlebih, bagi para generasi milenial atau pemuda, yang mana justru bagaimana nasib dan masa depan bangsa ini ke depannya berada dan ditentukan oleh tangan serta suara mereka. Sehingga memang golput bukanlah solusi,” paparnya.

“Jadi saya tegaskan bahwasanya jiwa muda yang sejati seharusnya merupakan jiwa pemimpin, yang sama sekali tidak akan tinggal diam saja ketika melihat rakyat dalam kondisi dan keadaan yang susah serta tidak akan tinggal diam ketika melihat negeri ini ambruk,” tandasnya.

“Maka dari itu, satu-satunya pilihan terbaik yang bisa dilakukan oleh para pemuda adalah dengan ikut berkontribusi nyata menjadi bagian dari berlakunya demokrasi di Indonesia dengan cara tak golput,” pungkasnya. (*)

Penulis: Lilik Yuliantoro
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *