Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, Pemkab Demak Perkuat Komitmen dan Kompetensi DLH

Bupati Demak Eistianah saat kegiatan Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan bagi seluruh pegawai DLH Kabupaten Demak yang berlangsung di RM Kalijaga, Senin (27/4/2026). Foto: dokumentasi
Bupati Demak Eistianah saat kegiatan Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan bagi seluruh pegawai DLH Kabupaten Demak yang berlangsung di RM Kalijaga, Senin (27/4/2026). Foto: dokumentasi

Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak memperkuat komitmen untuk dengan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pegawai di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak Jawa Tengah.

Komitmen tersebut dilakukan dengan menggelar kegiatan Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan bagi seluruh pegawai DLH Kabupaten Demak yang berlangsung di RM Kalijaga, Senin (27/4/2026).

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak, Mulyanto dalam laporannya menyampaikan, kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 266 peserta dari lingkungan DLH.

Ia menegaskan bahwa Dinas Lingkungan Hidup memiliki peran strategis dalam menjaga kebersihan dan keindahan wilayah Kabupaten Demak.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi di bidang lingkungan hidup,” ujarnya.

Sementara, Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, menekankan bahwa tantangan pengelolaan lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah, semakin kompleks seiring dengan perkembangan zaman.

“Permasalahan sampah dapat berdampak luas apabila tidak ditangani dengan baik, mulai dari pencemaran lingkungan hingga gangguan kesehatan masyarakat,” ucapnya.

Maka dari itu ia mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan upaya pengurangan sampah dari sumbernya dengan meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam memilah serta mengelola sampah secara mandiri.

“Kita perlu mengoptimalkan penerapan prinsip 3R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle, serta mulai mendorong konsep ekonomi sirkular di tengah masyarakat”, tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti pentingnya pengembangan berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah, seperti penguatan peran bank sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

Sebab, menurutnya, upaya tersebut tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran Dinas Lingkungan Hidup sebagai motor penggerak dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Demak. (*)