Berita  

Penyakit Hewan Resahkan Masyarakat Jelang Idul Adha 2022, PPP Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PPP Ema Umiyyatul Chusnah minta Pemerintah melakukan percepatan Vaksinasi Hewan jelang Idul Adha 2022. Dok. Pribadi/Lingkar.co
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PPP Ema Umiyyatul Chusnah minta Pemerintah melakukan percepatan Vaksinasi Hewan jelang Idul Adha 2022. Dok. Pribadi/Lingkar.co

JAKARTA, Lingkar.co – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PPP Ema Umiyyatul Chusnah meminta pemerintah untuk percepatan vaksinasi hewan ternak dan perketat pengawasan karantina di tiap wilayah guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), mengingat sudah mau menjelang Hari Raya Idul Adha 2022.

“Di berbagai wilayah di Indonesia banyak hewan ternak yang terpapar PMK. Setidaknya sudah ada 15 provinsi yang terpapar PMK. Dengan daerah yang mayoritas masyarakatnya islam,” Terang Umiyyatul Chusnah, Selasa (24/5/2022).

Whats-App-Image-2022-11-29-at-13-41-21

Baca Juga:

Ketemu Wagub, Peternak Hewan Kurban di Ungaran Berkeluh Kesah

“Seperti; Aceh, Bangka Belitung, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Lalu, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara,” imbuhnya.

Menurut Ema, menjelang Hari Raya Idul Adha 2022 kebutuhan masyarakat akan hewan ternak akan meningkat, namun adanya PMK ini meresahkan masyarakat luas.

“PMK ini menyebabkan petani/peternak mengalami kerugian,” ungkapnya.

Politisi PPP ini mengatakan bahwa terdapat 13.965 ekor hewan ternak yang sudah terpapar PMK. sebab ia meminta pemerintah untuk memastikan pencegahan penyebaran PMK dengan cara percepat proses vaksinasi ternak.

“Saat ini Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya sedang memproduksi vaksin untuk melawan virus PMK serotipe O/ME-SA/Ind/2001 yang beredar di Indonesia. Tentu ini menjadi salah satu solusi agar PMK dapat kita cegah. Biar tidak semakin meluas,” jelasnya.

Baca Juga:

Penyembelihan Hewan Kurban, MAJT Lakukan Secara Mandiri dan Tertutup

Selain itu ia juga meminta pemerintah agar mengambil kebijakan pemberian kompensasi kepada petani/peternak yang hewan ternaknya mati akibat terserang PMK.

“Momentum Idul Adha tahun ini merupakan kesempatan bagi masyarakat ber-euforia perayaan Hari Raya idul Qurban setelah dua tahun dilarang akibat pandemi Covid-19,” tutupnya.

Penulis: Muhammad Idris

Editor: Muhammad Nurseha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *