Penyaluran Dana BLT Melibatkan Asosiasi PKL

  • Bagikan

JAKARTA, Lingkar.co – Pemerintah akan menggandeng asosiasi pedagang kaki lima (PKL) dalam penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) bagi PKL.

Sebelumnya, Pemerintah telah meluncurkan BLT untuk PKL dan pedagang warteg senilai Rp1,2 juta per orang.

Hal tersebut sebagaimana diputuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam rapat terbatas yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Presiden Jokowi, meminta secara khusus agar asosiasi menggunakan data PKL dalam menyalurkan BLT kepada 1 juta penerima.

Menanggapi perintah Presiden itu, Menteri Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (MenKop-UKM) Teten Masduki, mengatakan, pelibatan asosiasi PKL dlaam penyaluran dana BLT, karena sebagian besar bergerak pada segmen UMKM.

“Asosiasi PKL berkepentingan untuk ikut terlibat dalam penyaluran bantuan Rp1,2 juta,” kata Teten, mengutip siaran persnya, Sabtu (18/9/2021).

Dia mengatakan, pemerintah juga mengundang dan mendengarkan aspirasi dari pelaku UMKM.

Mereka meminta Presiden Jokowi, untuk mempermudah pengajuan kembali kredit usaha.

“Ini yang mungkin nanti akan dicarikan solusinya,” ujar Teten.

Teten menambahkan, dalam pertemuan tersebut, Presiden juga meminta produk UMKM untuk dapat ditawarkan langsung ke kementerian/lembaga.

Dengan demikian, kata dia, produk lokal bisa terserap belanja pemerintah.

Teten mencatat, saat ini baru 27 persen produk usaha kecil yang telah terserap oleh pemerintah.

“Arahan presiden agar produk UMKM ditawarkan langsung ke kementerian/lembaga akan sangat bermanfaat untuk menyerap produk UMKM di tengah melemahnya daya beli masyarakat,” pungkasnya.***

Penulis : M. Rain Daling

Editor : M. Rain Daling

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!