Pilus Ingatkan 5 Antisipasi Utama Saat Lebaran Tiba

Ketua DPRD Koyta Semarang, Kadar Lusman (Pilus)/Foto: Alan Henry
Ketua DPRD Koyta Semarang, Kadar Lusman (Pilus)/Foto: Alan Henry

Lingkar.co – Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman (Pilus), berikan dorongan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, dalam mengantisipasi lima hal yang harus diawasi menjelang perayaan Idul Fitri 2023.

Dia mengatakan pentingnya menjaga stabilits pangan, ketersediaan sembako, aktifasi pos-pos keamanan, koordinasi antar umat beragama dan antar ormas, serta persoalan takbir keliling yang apakah diperbolehkan atau tidak.

“Yang perlu diantisipasi ada 5, yang pertama stabilitas pangan, kedua stok sembako harus tersedia, ketiga pos-pos kemanan yang rutin sudah dilaksanakan harapan kami bisa ditingkatkan karena akan ada penambahan jumlah pemudiak di Kota Semaarang,” ujar Pilus, saat ditemui Lingkar.co, Selasa (11/4/2023).

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Lanjutnya, ia juga berharap adanya perayaan Idul Fitri, seperti takbiran untuk dilaksanakan, karena perayaan seperti ini sempat berhenti akibat pandemi Covid-19, sehingga masyarakat ingin takbir keliling diperbolehkan.

“Terkait pawai takbir keliling sebaiknya tidak ada larangan, tetap diijinkan tapi diperketat keamanannya dan tidak mengganggu lalu lintas,” pintanya.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye
Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman/Foto: Alan Henry
Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman/Foto: Alan Henry

Pilus juga mengomentari soal keberadaan jalur alternatif yang di buka saat musim mudik justru malah mengganggu warga karena kepadatan kendaraan yang melintas hingga menyebabkan rawan kecelakaan.

Png-20230831-120408-0000

Menurutnya, pembukaan jalur alternatif tersebut perlu diadakan evaluasi ulang.

“Kemudian untuk persiapan jalur alternatif memang itu perlu diberi pos keamanan. Saat ini posnya sudah disiapkan beberapa titik. Namun yang harus diperhatikan adalah jalur-jalur alternatif ini seringkali mengganggu kenyamanan awrga sekitar, maka perlu dibuatkan pos untuk mengendalikan keramaian pemudik yang melintas,” jelasnya.

“Soal kemanan di Kota Semarang cenderung kondusif karena komunikasi antar pihak dan stakeholder berjalan baik, sehingga kami bisa mengimplementasikan keamanan yang baik di Kota Semarang,” pungkasnya.

Penulis : Alan Henry

Editor : Kharen Puja Risma

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *