Plt. Bupati Kudus: Prioritas Bantuan untuk Korban Bencana

  • Bagikan
MENERIMA: Plt Bupati Kudus Hartopo menerima bantuan dari kemensos bersama dengan anggota DPR RI Komisi VIII. (RISCA KRISDAYANTI/LINGKAR.CO)
MENERIMA: Plt Bupati Kudus Hartopo menerima bantuan dari kemensos bersama dengan anggota DPR RI Komisi VIII. (RISCA KRISDAYANTI/LINGKAR.CO)

KUDUS, Lingkar.co– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menerima bantuan sebesar Rp 126 juta dari Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia bersama DPR RI Komisi VIII dan 250 juta dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Plt. Bupati Kudus HM. Hartopo menerima bantuan secara simbolis di pendapa Kabupaten Kudus Selasa (16/2/2021).

Plt Bupati Kabupaten Kudus Hartopo mengatakan, akan memprioritaskan pemanfaatan dana tersebut untuk korban bencana. Baik saat bencana berlangsung maupun segala kebutuhan warga usai bencana berakhir.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Selama bencana banjir masih berlanjut terus, maka bantuan akan fokus ke korban bencana banjir. Namun, secara detail kami nanti akan koordinasikan dengan sejumlah pihak terkait, salah-satunya dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Red),” jelas Hartopo, Selasa (16/02/2021).

Tak hanya itu, dana juga untuk keperluan logistik serta penanganan pascabencana. Sehingga, usai bencana selesai, masyarakat tetapmendapatkan perhatian dari pemerintah. Baik secara logistik maupun kesehatannya.

“Kalau bencana banjir segera selesai, dana bisa untuk bantuan untuk pascabencana. Pascabencana sendiri ada banyak. Tadi, Komisi VIII sudah memberikan bantuan sebagai fasilitator terkait bantuan seperti pupuk, bibit-bibit tanaman yang terdampak banjir dengan mengajukan terlebih dahulu ke Komisi IV,” lanjutnya.

Hartopo menegaskan, penggunaan bantuan tersebut secara fleksibel akan megikuti kebutuhan yang bersifat penting.

“Kami akan mengkaji dulu bantuan mana yang urgent. Kalau misal disini yang kurang logistik, dana digunakan untuk belanja logistik. Tapi kalau logistiknya lebih, uangnya akan digunakan untuk bantuan pascabencana,” bebernya.

Tak hanya mengandalkan bantuan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Kudus juga menggaet donator-donatur yang ada di Kota Kretek. Baik skateholder maupun relawan-relawan yang lain untuk menambah dana bantuan. Hartopo berharap bantuan dari Pemerintah pusat ini dapat membantu warga.

 “Semoga dana ini dapat membantu pasca bencana ini. Dari Komisi VIII tadi memberikan sinyal baik terkait bantuan. Kita minta membuat analisis bantuan pascabanjir,” pungkasnya.(ris/lut)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.