Lingkar.co – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati bakal menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Kamis (16/4/2026). Menjelang pelaksanaan, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat calon ketua DPC PKB Pati untuk lima tahun ke depan.
Salah satu nama yang masuk dalam bursa adalah Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Ia dinilai memiliki peluang karena merupakan kader PKB dan sebelumnya diusung partai tersebut sebagai Wakil Bupati Pati dalam Pilkada 2024.
Ketua Muscab PKB Pati, Sunoto, mengungkapkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan nama kandidat calon yang akan maju. Pasalnya, nama kandidat merupakan hasil penjaringan yang dilakukan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan akan diumumkan saat Muscab berlangsung.
“Kandidat sistemnya usulan dari DPW. Artinya yang berhak, dari tim turba cari informasi ke sana kemari sama tokoh NU, masyarakat, kemudian mengerucut 1 nama. Nama itu disimpulkan sama DPW kemudian di bawa ke DPP. Besok Hari Kamis diumumkan,” katanya.
Ia melanjutkan, peserta muscab dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) juga dapat mengusulkan nama kandidat tambahan. Namun, mereka tidak diperkenankan mengurangi nama yang telah direkomendasikan oleh DPW.
“Dari hasil survei macam-macam ini muncul nama ini. PAC atau peserta musyawarah bisa menambah. PAC usul nama ini dimasukkan tapi mengurangi tidak boleh. Mengurangi nama yang sudah disimpulkan oleh DPW yang dibawa ke DPP,” ujarnya.
Selain Risma Ardhi Chandra, sejumlah nama lain juga disebut masuk dalam bursa kandidat. Di antaranya Ketua DPC PKB Pati saat ini Syaifulah Rizal atau Gus Rizal, Sugiarto anggota DPRD Jawa Tengah, Kastomo anggota DPRD Pati, hingga Husein. Namun, Sunoto menegaskan bahwa nama-nama tersebut masih sebatas informasi yang belum terverifikasi.
“Benar atau tidaknya tidak tahu. Itu DPW. Cuma yang informasi-informasi kandidat dari Pati itu Gus Rizal sendiri, kemudian ada Kastomo, ada nama Sugiarto, Pak Husein. Informasi tapi tidak formal berdasarkan data yang valid,” sebutnya.
Ia juga menegaskan bahwa nama Risma Ardhi Chandra memang masuk dalam bursa karena statusnya sebagai kader PKB.
“(Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra juga) Masuk (bursa calon). Pak Chandra juga masuk karena dia kader PKB,” bebernya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa seluruh nama yang beredar belum bersifat resmi dan masih menunggu pengumuman dari DPP saat Muscab dibuka.
“Tapi informasi nama itu belum valid berdasarkan fakta sebenarnya. Berdasarkan asumsi dari teman-teman. Resmi besok kalau sudah dibuka kemudian dibacakan petugas dari DPP, itu baru tahu,” ucapnya.
Sunoto berharap Muscab ini mampu melahirkan kader terbaik untuk memimpin PKB Pati ke depan, serta tidak terjebak pada kepentingan pragmatis.
“Harapannya Muscab ini menelurkan atau memunculkan kader terbaik dari partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Pati dan DPP tidak terjebak pragmatisme karena saat ini muncul asumsi yang punya uang banyak. Karena PKB partai Kader, mengutamakan dedikasi atau pengabdian kader,” pungkasnya. (*)








