PPP dan PKB Siap Dukung Kader NU Maju Pilkada Pati

PPP Pati siap usung kader NU maju Pilkada. Foto: Miftahus Salam/Lingkar.co
PPP Pati siap usung kader NU maju Pilkada. Foto: Miftahus Salam/Lingkar.co

Lingkar.co – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati siap mengusung kader Nahdlatul Ulama (NU) maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pati tahun 2024.

Wakil Ketua DPC PPP Pati Suwito mengatakan partainya akan mengusung calon dalam Pilkada 2024 dengan syarat merupakan warga nahdliyin.

“Terkait figur yang diangkat, ini prosesnya masih lama. Nanti di PPP kita rapatkan. Yang penting NU-nya jelas,” katanya usai menerima kunjungan DPC Partai Gerindra Pati di Kantor DPC PPP Pati, Sabtu (11/5/2024).

Pihaknya pun terbuka bagi siapa pun yang mau mendaftar ke PPP Pati dan menerima partai mana pun untuk berkolisi. Namun, syaratnya NU-nya harus jelas.

“Kita sebenarnya juga punya calon-calon hebat. Ada Pak Ubaidillah, Pak Yasin, Pak Muslihan. Kalau saya nggak lah,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPC PKB Kabupaten Pati Bambang Susilo menyampaikan bahwa partai dengan PPP merasa punya misi dan punya basis yang sama, yakni dari kalangan Nahdliyin.

Png-20230831-120408-0000

“Jadi PPP itu kan satu ideologi. Jadi masanya juga sama, latar belakangnya juga berbasis Islam yang di Pati itu kan sama juga warga Nahdliyin. Sehingga kita punya kepentingan yang sama dalam hal ini,” katanya, belum lama ini.

Oleh karena itu, katanya, baik PKB maupun PPP, siap mendukung kandidat dari kalangan Nahdliyin yang bakal maju dalam Pilkada Pati 2024.

Pihaknya pun membuka peluang bagi siapa pun yang berlatang NU untuk maju dalam pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pati.

“Semua masih berpeluang, jadi siapapun berpeluang asal memang syarat utama kita adalah orang NU. Jadi, siapa pun yang punya basis NU, dan berasal dari NU ya kita dukung,” kata Bambang.

Kendati demikian, pihaknya saat ini secara resmi belum menjalin koalisi dengan PPP. Pertemuan yang mereka lakukan belum lama ini hanya menjadi langkah awal untuk menjalin komunikasi menuju Pilkada 2024.

“Belum mengerucut pada koalisi. Nanti kita kontak intens dengan beberapa partai yang lain, karena silaturahmi ini penting menjelang Pilkada,” katanya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps