Ruas Jalan Provinsi di Blora Parah, Truk Muatan Pupuk Terjebak Lubang Jalan

  • Bagikan
MIRIS: Kondisi kerusakan ruas jalan provinsi di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. (BAGUS ABSHORU/LINGKAR.CO).
MIRIS: Kondisi kerusakan ruas jalan provinsi di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. (BAGUS ABSHORU/LINGKAR.CO).

BLORA, Lingkar.co – Kerusakan jalan provinsi di Dukuh Kauman, Kelurahan/Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng) parah. Bahkan, truk pengangkut pupuk yang melintas tak kuat melibas medan jalan dan terjebak pada lubang yang terlalu dalam.

Salah satu warga Kauman, Ngawen, Susi Widyastuti mengatakan, kedalaman lubang jalan hampir 30 sentimeter. Selain karena dalamnya lubang jalan penghubung Kabupaten Grobogan tersebut, truk tidak kuat melintas lantaran muatannya yang terlalu berat.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Jadi dini hari tadi ada truk yang mengangkut pupuk. Munkin karena muatannya berat dan melintas di jalan yang lubangnya cukup dalam, membuat truk tak kuat melintas. Terjebaknya truk tersebut juga membuat lubang jalan semakin parah,” katanya kepada lingkar.co Selasa (9/3/2021).  

Susi menambahkan, evakuasi truk tersebut memakan waktu yang lama. Karena adanya beberapa hambatan seperti kondisi medan jalan dan terbatasnya peralatan.

“Kejadian terplesetnya sekitar jam 3 pagi, proses evakuasinya sampai jam 10 pagi baru bisa selesai. Warga kesulitan mendorong truk keluar dari lubang yang dalam. Truk baru bisa dievakuasi dengan bantuan alat berat,” jelasnya.

Susi mengungkapkan, kerusakan jalan sudah berlangsung sekitar 5 bulan. Menurutnya, kerusakan jalan semakin parah karena hujan dan truk bermuatan yang lewat. Ia menilai kejadian terjebaknya truk tersebut dalam lubang jalan sudah seharusnya menjadi peringatan jika kerusakan jalan sudah sangat parah.

“Jika terus tidak ada tindakan, khawatir akan jatuh korban dan kerugian yang lebih parah. Harapannya semoga pemerintah mau membuka mata dan mengambil tindakan, kerusakan seperti itu sudah tidak bisa dimaklumi lagi. Apalagi jalan Ngawen ini kan jalur utama dan sering kendaraan besar melintas,” harapnya.(oru/lut)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.