Temui Massa Demo Buruh, Bondan Marutohening Siap Bantu Sampaikan Aspirasi

  • Bagikan
Bondan Marutohening saat memberikan salam kepada buruh. Ia siap untuk membantu buruh menyampaikan aspirasi ke bupati dan gubernur (Rezanda Akbar D/ Lingkar.co)
Bondan Marutohening saat memberikan salam kepada buruh. Ia siap untuk membantu buruh menyampaikan aspirasi ke bupati dan gubernur (Rezanda Akbar D/ Lingkar.co)

UNGARAN, Lingkar.co – Turun langsung temui massa buruh pendemo, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, siap membantu buruh untuk menyampaikan aspirasinya ke Bupati dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Meski Diguyur Hujan, Massa Demo Buruh Ungaran Terus Sampaikan Aspirasi

Hal itu, ia ungkapkan saat menemui massa aksi di Kantor DPRD Kabupaten Semarang, Selasa (30/11/2021).

“Kami mengapresiasi yang teman-teman lakukan pada kesempatan hari ini untuk melakukan unjuk rasa dan audiensi dengan kami dengan tertib,” katanya.

Bondan yang usai memimpin rapat audiensi pendemo, mengatakan bahwa tuntutan dari para buruh di Ungaran akan ia sampaikan kepada Bupati Kabupaten Semarang dan Gubernur Jawa Tengah.

“Sampai jam 6 sore ini teman-teman masih semangat dan sehat. Tadi sudah di sampaikan kepada kami, dan tututannya juga sudah kami tetapkan untuk menyampaikan kepada bupati dan gubernur atas tuntutan teman-teman semua,” terangnya.

Bondan Dukung Buruh Perjuangkan Haknya

Meski kewenangannya terbatas, namun ia akan tetap mendukung para buruh untuk memperjuangkan hak-haknya.

“Mohon maaf, kewenangan kami ada batasnya. Kami secara pskilogi paham tentang yang teman-teman alami,” katanya.

“Sehingga kami tidak jauh dari teman-teman semua, dan kami berdiri disini. Kami adalah wakil dari para teman-teman semua,” sambungnya.

Setelah Bondan Marutohening turun menemui massa aksi dan memberikan keterangannya tersebut. Para massa aksi serentak membubarkan diri usai mendengar pernyataan Bondan.

Terpisah, sebelumnya, Puluhan buruh dan masyarakat sipil melakukan aksi demo di Gedung DPRD Kabupaten Semarang pada Selasa (30/11/2021). Ada empat tuntutan yang massa aksi bawa dalam demo kali ini.

Dalam aksinya, mereka menuntut kenaikan upah minimum untuk Kabupaten Semarang, Pembatalan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Para buruh juga meminta untuk mencabut PP Nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan dan pemberlakuan PKB (Perjanjian Kerja Bersama).

Para buruh meminta kepada Ketua DPRD Kabupaten Semarang, untuk memberikan rekomendasi kepada bupati atau gubernur. Selain itu, massa buruh juga meminta untuk ikut serta dalam proses negosiasi dengan bupati.

Penulis : Dian Maharani

Editor : Rezanda Akbar D.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.