DPRD Kabupaten Semarang Luncurkan Aplikasi Selendang untuk Tunjang Kinerja dan Serap Aspirasi

  • Bagikan
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening (tengah) bersama dengan Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha (dua kiri) saat rilis aplikasi Selendang di Kantor DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (19/1/2022). NURSEHA/LINGKAR.CO
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening (tengah) bersama dengan Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha (dua kiri) saat rilis aplikasi Selendang di Kantor DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (19/1/2022). NURSEHA/LINGKAR.CO

UNGARAN, Lingkar.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Semarang merilis aplikasi kedinasan dengan nama Selendang. Aplikasi ini bertujuan untuk menunjang kinerja DPRD Kabupaten Semarang agar lebih taktis dan cepat.

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengatakan sempat menemui kendala saat akan merilis aplikasi ini.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Saya sempat bertanya kepada pak sekda, ada nggak anggaran untuk hal ini. Beliau menjawab ndak ada, adanya hanya makan minum,” kata Bondan dalam sambutannya di Kantor DPRD Kab. Semarang, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga :
Warga Desa Kedungpoh Loano Purworejo Masih Menagih Tuntutan Kerugian Desa Sebesar Rp 490 Juta

Akhirnya, lanjut bondan, saya katakan saja selain makan minum saya yang pikir. Walaupun akhirnya saya yang pusing.

Bondan menjelaskan jika aplikasi dan acara hari ini adalah hasil karya pemuda-pemuda Kabupaten Semarang. Dia menyarankan agar kedepan pemerintah dan dewan dapat menggunakan produk dan sdm lokal ketimbang dari daerah lain.

“Aplikasi ini adalah hasil karya dari pemuda-pemuda Kabupaten Semarang. Kemudian, acara ini juga temen-temen dari EO Kabupaten Semarang. Semua gratis, kecuali MCnya,” terang Sekertaris DPC PDIP Kabupaten Semarang itu.

Menurut Bondan, aplikasi ini untuk menunjang kegiatan DPRD Kabupaten Semarang. Serta dapat mempercepat administrasi dan penyerapan aspirasi.

“Tujuan aplikasi Selendang ini ya untuk menunjang kinerja dewan. Kabupaten Semarang kan terkenal kudet, nah dengan adanya aplikasi ini kita bisa mulai terbuka dengan era digital,” tuturnya.

Bondan berharap, aplikasi Selendang ini nantinya dapat langsung terintegrasi dengan aplikasi milik OPD sehingga terjadi sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif.

“Harapannya nanti aplikasi Selendang dapat bersinergi dengan aplikasi di eksekutif. Apliaksi milik OPD atau badan milik eksekutif semoga nantinya bisa terhubung langsung,” pungkas Bondan.

Bupati: Kita harus Mulai Digitalisasi

Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha menyatakan sudah saatnya Kabupaten Semarang go digital. Ngesti mengapresiasi DPRD Kab Semarang menginisiasi aplikasi Selendang tersebut.

“Pertama saya mengapresiasi mas Bondan sudah menginisiasi apliaksi untuk menunjang kegiatan DPRD Kab Semarang. Sudah saatnya kita dapat mengikuti perkembangan zaman digital,” kata Bupati dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati ingin agar aplikasi Selendang dapat segera terintegrasi dengan aplikasi di OPD.

“Mau tidak mau ini saya harus bisa juga mengikuti digitalisasi dari legislatif. Kedepan, saya ingin adanya integrasi yang baik antara aplikasi di legislatif dan aplikasi di OPD,” tutur Ngesti.

Penulis: Muhammad Nurseha
Editor: Muhammad Nurseha

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.