Waketu DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Ajak Masyarakat Tolak Money Politic di Pemilu 2024

Wakil Ketua (Waketu) DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono. FOTO: IG @ferrywawancahyono/Lingkar.co
Wakil Ketua (Waketu) DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono. FOTO: IG @ferrywawancahyono/Lingkar.co

Lingkar.co – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono mengajak masyarakat pada momentum pemilihan wakil rakyat untuk menolak praktik politik uang atau money politic dalam pemilu 2024 mendatang.

“Masyarakat harus tahu siapa yang harus dipilih, apakah benar-benar berjuang amanah untuk rakyat atau malah sebaliknya,” ujar pria yang akrab disapa Mas Ferry kepada wartawan (10/8/2023) di Semarang.

Menurutnya, pesta demokrasi harus menjadi momentum pemersatu bangsa untuk berbagai golongan.

Karena Pemilu 2024 nanti menjadi momen masyarakat menentukan nasib Indonesia kedepan.

“Jadi momen sakral nan khidmat tersebut jangan sampai tercederai dengan money politics. Saya mengajak masyarakat untuk ikut menolak praktik tersebut,” ujarnya.

Di Pemilu 2024 nanti, lanjut Mas Ferry, masyarakat benar-benar menggunakan hak pilihnya dengan baik, memilih juga bukan karena money politic.

Png-20230831-120408-0000

“Demokrasi ini adalah momentum masyarakat untuk menentukan masa depan wilayahnya lima tahun ke depan. Kalau yang dipilih itu calon yang memang memperjuangkan aspirasi masyarakat Insya Allah itu akan berdampak pada pembangunan di wilayah kita,” kata Ferry.

Ferry berharap generasi milenial, masyarakat, dan lembaga-lembaga Pemilu dapat menghilangkan budaya money politic pada Pileg 2024. Sebab, politik uang adalah embrio berbagai permasalahan Indonesia.

“Masyarakat hari ini sudah cerdas, siapa yang harus dipilih dan tidak dipilih. Sehingga money politic sebetulnya bisa dicegah oleh masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mas Ferry secara konsisten mengajak masyarakat untuk selalu menggunakan hak pilihnya pada kegiatan pemilu mendatang.

“Gunakan hak kita sebagai warga negara itu untuk memilih wakil rakyat yang bisa memperjuangkan aspirasi rakyat,” tandasnya.

Ferry Wawan Cahyono menambahkan, penentu masa depan wilayah dan negara dalam pesta demokrasi ada pada rakyat.

“Oleh karena itu, diharapkan hak memilih itu digunakan oleh rakyat. Semakin banyak kita memilih, semakin bagus demokrasi kita,” tutupnya. (Adv)

Penulis: Muhammad Nurseha
Editor: Muhammad Nurseha

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *