Wapres Minta Penyaluran Bansos di Jateng Lebih Optimal Lagi

  • Bagikan
VIRTUAL: Wapres saat memimpin Rakor Penanganan Pandemi COVID-19 bersama Satgas Daerah dan Forkopimda Jateng, Jumat (24/07/2021) melalui konferensi video. (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)
VIRTUAL: Wapres saat memimpin Rakor Penanganan Pandemi COVID-19 bersama Satgas Daerah dan Forkopimda Jateng, Jumat (24/07/2021) melalui konferensi video. (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)

JAKARTA, Lingkar.co – Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin, menekankan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lebih optimal menyalurkan bansos kepada masyarakat terdampak PPKM Level 4.

Hal tersebut Wapres sampaikan saat pimpin Rapat Koordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Daerah dan Forkopimda Jateng, melalui virtual, Jumat (23/7/2021).

Menurutnya, dalam masa PPKM Level 4, masyarakat diimbau untuk tetap tinggal di rumah. Sehingga penyaluran bansos sangatlah penting bagi masyarakat terdampak.

“Penyaluran bantuan sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam strategi pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19,” ujar Wapres.

Baca juga:
Wagub Jateng: Menko Marves Apresiasi Sosialisasi Prokes di Jateng

Menurut data Kemenko PMK, penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan program Kartu Sembako di Jateng harus lebih optimal lagi.

“Penyaluran PKH dari target 548.166 penerima manfaat atau KPM, baru mencapai 359.057. Artinya baru 65,4 persen,” kata Wapres.

Sedangkan, untuk program Kartu Sembako, dari target 3,8 juta, baru terealisasi 2,96 juta atau 76 persen.

“Harus dioptimalkan lagi penyalurannya. Hal-hal lain juga termasuk dengan bantuan-bantuan lain,” ungkap Wapres.

Wapres juga mendorong kemajuan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui Dana Desa, bantuan sosial lainnya yang bersumber dari APBD Jateng.

Selain itu, Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk pelaku usaha mikro.

Baca juga:
Gencarkan 3T, Wagub Jateng Berdayakan Satgas Jogo Tonggo

Baca selanjutnya….

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!