Warga Tayu Antusias Lakukan Permohonan Pencetakan Blangko KIA

  • Bagikan
ILUSTRASI: Petugas pelayanan Disdukcapil sedang memberikan KIA pada pemohon. (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)
ILUSTRASI: Petugas pelayanan Disdukcapil sedang memberikan KIA pada pemohon. (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)

PATI, JAWA TENGAH, Lingkar.co – Masyarakat Kecamatan Tayu, cenderung antusias untuk berpartisipasi melakukan permohonan pencetakan balngko Kartu Identitas Anak. Dengan hal ini, pelajar yang memiliki KIA pada wilayah setempat hampir merata.

Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Tayu, Sri Nahari mengungkapkan, kondisi demikian karena hampir semua instansi pendidikan pada wilayah Tayu menyertakan KIA.

Sebagai salah satu berkas penyerta pada penerimaan siswa baru. Selain itu, warga juga telah sadar agar buah hati memiliki identitas sebelum beranjak dewasa.

“KIA juga sangat penting bagi warga, kami yakin dengan kondisi demikian. Penyebaran KIA pada Kecamatan Tayu lebih maksimal lagi,” harapnya beberapa waktu lalu kepada Lingkar.co.  

Masyarakat biasanya melakukan permohonan perekaman KIA, saat ada mobil pelayanan Disdukcapil Pati yang berkunjung ke Tayu.

Baca juga:
Pemekaran RT untuk Permudah Pendataan dan Ruang Gerak Warga

“Tetapi saat ini belum ada mobil keliling dari Disdukcapil Pati lagi yang bertandang ke Kecamatan Tayu untuk melayani pengajuan berkas kependudukan masyarakat,” terangnya.

Dongkrak Kesadaran Warga

Sri Nahari juga berharap, agar pelayanan secara mobile Disdukcapil Pati terus berlangsung. Tujuan utamanya adalah, untuk mendongkrak kesadaran warga untuk melakukan permohonan berkas kependudukan yang berada jauh dari pusat Kota Pati.

“Seperti Kecamatan Tayu, yang membutuhkan waktu kira-kira 30 menit untuk sampai Kantor Disdukcapil Pati,” ucapnya.

Kepala Disdukcapil Pati, Rubiyono menyambut hal itu dengan baik. Tetapi dengan kondisi pembatasan saat pandemi seperti ini, masyarakat juga harus terbiasa dengan melakukan permohonan berkas kependudukan secara daring atau jasa kurir.

“Karena melalui gawa dengan sistem operasi adroid melalui aplikasi Tarjilu Okke. Warga sudah bisa melakukan permohonan berkas kependudukan seperti Akta Kelahiran, Akta kematian, Kartu Keluarga, KTP elektronik dan keperluan lainnya,” jelas Rubiyono.

Baca juga:
Gus Yasin Minta Pembaruan Data Kemiskinan, Galakkan Program Satu Desa Binaan Satu OPD

Pihaknya juga menambahkan, pelaporan peristiwa kependudukan sangat penting bagi pemerintah. “Karena, dalam pemanfaatan data kependudukan juga sangat vital bagi kebutuhan pendataan dan keperluan lainnya bagi seluruh instansi pemerintahan maupun swasta,” paparnya.

Penulis: Ibnu Muntaha

Editor: Galuh Sekar Kinanthi

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!