Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Literasi Pati menggelar kegiatan Penguatan Gerakan Literasi Digital Perpustakaan di Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan budaya membaca dan literasi digital masyarakat di tengah perkembangan teknologi informasi.
Acara dihadiri Bunda Literasi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin, Bunda Literasi Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, termasuk Bunda Literasi Kabupaten Pati Dwi Risma Ardhi Chandra, serta jajaran Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan penguatan literasi tidak hanya menjadi tugas sekolah atau pemerintah, tetapi juga dimulai dari keluarga. Menurutnya, ibu memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan belajar anak.
“Ibu adalah perpustakaan pertama bagi anak-anaknya. Karena itu ibu-ibu harus terus menambah ilmu dan wawasan demi anak-anak,” ujarnya.
Chandra menilai perkembangan digital harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi dan meningkatkan minat membaca. Untuk itu, Pemkab Pati mendorong kolaborasi berbagai pihak agar gerakan literasi semakin luas.
Ia juga menyoroti rendahnya minat baca di masyarakat yang dinilai masih menjadi tantangan. Karena itu, pihaknya meminta dukungan Bunda Literasi Jawa Tengah untuk mengajak masyarakat lebih gemar membaca.
“Ilmu didapat dari banyak membaca dan literasi,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Pati berharap budaya membaca dan literasi digital terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era digital. (*)












