Ajak Umat Hilangkan Keraguan Vaksin, Menag: Ini Merupakan Bentuk Ikhtiar

  • Bagikan
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (ketiga kanan) didampingi Bupati Batang Wihaji (ketiga kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat kunjungan kerja di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (26/12). (ANTARA/LINGKAR.CO)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (ketiga kanan) didampingi Bupati Batang Wihaji (ketiga kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat kunjungan kerja di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (26/12). (ANTARA/LINGKAR.CO)

JAKARTA, Lingkar.co – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak, umat di Indonesia untuk menghilangkan keraguan untuk mengikuti vaksinasi COVID-19. Vaksin ini sebagai bentuk bentuk ikhtiar dalam pencegahan.

“Alhamdulillah hari ini sudah tiba 15 juta dosis vaksin. Saya minta kepada seluruh umat beragama agar jangan ragu mengikuti vaksinasi COVID-19 dan khususnya umat Islam,” katanya di Jakarta, Selasa (12/1).

Ajakan Gus Yaqut itu disampaikan, saat menyambut kedatangan vaksin COVID-19 tahap III sebanyak 15 juta dosis di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kemarin.

Ia menjelaskan, bahwa Fatwa MUI soal Sinovac sudah jelas, yaitu halal dan suci. Beberapa alasannya karena tidak tercemar materi babi, tidak memanfaatkan bahan dari tubuh manusia, dan tidak najis.

“Saya juga mengimbau kepada segenap rakyat Indonesia untuk saling melindungi karena semua agama mengajarkan itu,” ujarnya.

Ia mengatakan kedatangan vaksin Sinovac tahap III ini merupakan bentuk ikhtiar dan wujud kecintaan pemerintah kepada bangsa dan rakyat Indonesia.

“Vaksin ini sebagai bentuk upaya bersama dalam mencegah COVID-19,” tandasnya. (ara/aji)

Baca Juga:
Ini Cara Puskemas Bugangan Beri Vaksin Covid-19 Masyarakat Rentan

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!