Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, DPRD Kudus Siapkan Anggaran Rp20 Miliar

  • Bagikan
Diskusi Publik Yang Dihadiri DPRD Kudus, Direktur RSUD Kudus, dan DKK Kudus berjalan lancar,Lingkar.co
Diskusi Publik Yang Dihadiri DPRD Kudus, Direktur RSUD Kudus, dan DKK Kudus berjalan lancar,Lingkar.co

KUDUS, Lingkar.co – Untuk mengantisipasi gelombang ketiga pandemi Covid-19 di Kabupaten Kudus, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, tengah melakukan persiapan anggaran sebesar Rp20 Miliar dari dana Tidak Terduga.

Hal itu terkonfirmasi oleh Ketua DPRD Kudus, Masan, saat ditemui usai Diskusi Publik Antisipasi Gelombang Baru Penyebaran Pandemi Covid-19 bersama LSM Hijau pada Senin (1/11/2021).

Nantinya dana tersebut, akan bermanfaat untuk melakukan pencegahan agar gelombang ketiga tidak terjadi maupun penanganan Covid-19 apabila terjadi gelombang ketiga.

“Kami sudah menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi, baik dari membuat perda maupun melakukan penganggaran. Untuk mengantisipasi gelombang baru Covid-19, kami akan siapkan anggaran Rp20 Miliar dari dana TT,” katanya.

Selain itu, pihaknya tengah membahas perda penanggulangan penyakit menular, yang pada isinya juga membahas mengenani Covid-19.

Sementara itu Sekretaris Komisi D, Muhtamat, menambahkan pihaknya akan membentuk komisi penyakit menular untuk melakukan sosialisasi dari hulu ke hilir. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kegiatan lainnya untuk mengantisipasi gelombang baru.

“Kudus punya anggaran yang cukup memadai dari sumber DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau). Kita harapkan bisa memaksimalkan dana sebanyak itu, untuk menanggulangi gelombang baru Covid,” kata Muhtamat.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Sekretaris Komisi D DPRD Kudus Muhtamat, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi dr Abdul Aziz Achyar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (Kudus) Badai Ismoyo, dan Kepala Seksi Surveillance dan Imunisasi Aniq Fuad.

Strategi Antisipasi Gelombang Ketiga

Terpisah, Kepala Seksi Surveillance dan Imunisasi, Aniq Fuad, menyampaikan strategi antisipasi gelombang baru penyebaran Covid-19. Yakni dengan penguatan kesiapan tim 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) sebagai penguatan dini kasus terkonfirmasi Covid-19.

“Untuk menaikkan penguatan 3T, upaya yang kami lakukan dengan melakukan screening secara acak baik di sekolah, masyarakat, maupun perkantoran,” ujar Aniq.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus juga menyiapkan sarana prasarana Testing dan Testing serta menyiapkan tenaga kesehatan di puskesmas dan rumah sakit untuk antisipasi gelombang ketiga.

“Dengan terus mengedukasi dan memberi sosialisasi kepada masyarakat, harapannya masyarakat tidak lagi takut dengan tim tracing yang bertugas, sehingga penyebaran Covid-19 bisa ditangani dengan baik,” tandasnya.


Penulis : Lingkar News Network
Editor: Rezanda Akbar D.

  • Bagikan