Bahayakan Pengendara, Warga Keluhkan Jalan Rusak di Pusat Kota Pati

BERBAHAYA: Jalan rusak di sepanjang Jalan Kolonel Sugiono, Winong, Kecamatan/Kabupaten Pati.(MIFTAHUS SALAM/LINGKAR)
BERBAHAYA: Jalan rusak di sepanjang Jalan Kolonel Sugiono, Winong, Kecamatan/Kabupaten Pati.(MIFTAHUS SALAM/LINGKAR)

PATI, Lingkar.co – Beberapa titik di pusat kota Pati, Jawa Tengah tepatnya di jalan Kolonel Sugiono, Winong, Kecamatan/ Kabupaten Pati, Jawa Tengah rusak parah. Tepatnya di depan Apotek Sehati sampai pertigaan Jakem.

Dari pantauan di lapangan, tampak di jalan tersebut banyak jalan kondisi berlubang di pusat Pati Kota itu. Dari depan Apotek Sehati sampai Pertigaan Jakem total ada sekitar 13 lubang lebih dengan ukuran bervariasi. Paling besar kira-kira berdiameter hampir 1 meter dengan kedalaman sekitar 10 cm. 

Baca Juga:
Soal Jalan Rusak, Desak Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Tepati Janji Kampanye

Jalan berlubang mayoritas berada di sisi kiri jalan, terlihat dari Pertigaan Jakem sampai Apotek Sehati. Dampaknya, tak sedikit pengguna jalan yang melintas di sisi kanan jalan untuk menghindari lubang jalan. Bahkan, beberapa pengguna motor terjebak dan melewati lubang jalan, karena tertutup mobil di depannya.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Aris, salah satu penjaga toko di sekitar jalan tersebut menuturkan, bahwa kerusakan jalan kolonel Sugiono sudah terjadi sejak lama. Namun, Ia tidak bisa memperkirakan secara pasti lamanya kerusakan tersebut.

Baca Juga:
Wujudkan Jalan Halus, Bupati Blora Beberkan Strategi Penanganan Jalan Rusak

“Kalau lamanya nggak tau mas, kalau sebulan ada,” paparnya.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Bahkan, menurutnya kerusakan jalan tersebut telah menyebabkan terjadinya sejumlah kecelakaan. Meskipun tidak sampai parah. Menurutnya, banyaknya material jalan yang terkelupas membuat pengendara motor terpeleset hingga jatuh.

Png-20230831-120408-0000

“Selama ini kadang ada pengguna jalan yang kecelakaan, jatuh sendiri karena terpeleset,” ujarnya.

Warga Berharap Segera Ada Perbaikan

Selama ini, lanjutnya, pemerintah hanya memperbaikinya dengan konsep tambal sulam. Sehingga, jalan cepat rusak kembali. “Itu bekasnya (tambal). cuma ditembel-tembel,” jelasnya.

Baca Juga:
Pemerintah Harus Temukan Skema Terbaik Penanganan dan Upaya Antisipasi Jalan Rusak

Ia mengatakan, memang kerusakan jalan tersebut tidak sampai menyebabkan kemacetan. Namun, karena jalan tersebut masuk di kawasan pusat kota, banyak pengguna jalan yang terganggu. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut.

“Kalau bisa ya segera ada perbaikan mas, supaya pengguna jalan bisa nyaman gitu lho,” harapnya.(lam/lut)

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *