Lingkar.co – Bupati Magelang Grengseng Pamuji, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik dalam membangun daerah.
Ia menyebut dinamika internal partai merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi, dan justru menjadi bagian dari proses pendewasaan politik.
“Setiap partai pasti memiliki dinamika internal. Itu hal yang biasa dan menjadi proses untuk memperkuat organisasi,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Bupati mengatakan hal itu dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magelang di Atria Hotel, Magelang, Jawa Tengah.Ia juga menegaskan, pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh elemen, termasuk partai politik dan masyarakat.
“Kami terbuka untuk berkomunikasi, berkolaborasi, dan berkontribusi bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri,” katanya.Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Magelang dengan semangat kebersamaan, tanpa terjebak pada perbedaan politik.
“Siapa pun yang terpilih nanti, tujuannya sama, yaitu membangun Kabupaten Magelang yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, yang mewakili Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan kondisi dunia saat ini tengah diliputi ketidakpastian akibat ketegangan geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah.
Menurutnya, dampak situasi tersebut tidak hanya dirasakan di tingkat internasional, tetapi juga menjalar hingga ke Indonesia dan kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Dampaknya sampai ke dapur masyarakat. Harga kebutuhan bisa naik, biaya hidup semakin berat, dan ruang ekonomi masyarakat semakin sempit,” ujarnya.
Dalam kondisi tersebut, menurut dia, masyarakat tidak membutuhkan penjelasan panjang dari para pemimpin maupun partai politik, melainkan kehadiran nyata dan solusi konkret.
Oleh karena itu ia mendorong kader PKB untuk semakin hadir secara nyata di tengah masyarakat, terutama di tengah tekanan situasi global yang berdampak hingga ke tingkat lokal.
Ditegaskannya, peran partai politik, khususnya PKB, harus dibuktikan melalui tindakan nyata dan keberpihakan kepada rakyat, bukan sekadar retorika.
“Rakyat tidak menunggu penjelasan panjang. Mereka hanya ingin tahu siapa yang hadir membantu mereka,” tandasnya. (*)








