Dialihfungsikan, Pemkab Batang Resmi Tutup Pangkalan Truk di Banyuputih

  • Bagikan
Para penghuni pangkalan truk di Desa Petamanan, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang melakukan aksi menghalangi alat berat yang akan mengeruk tanah di pintu masuk pangkalan truk, Selasa (29/12). (ANTARA/LINGKAR.CO)
Para penghuni pangkalan truk di Desa Petamanan, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang melakukan aksi menghalangi alat berat yang akan mengeruk tanah di pintu masuk pangkalan truk, Selasa (29/12). (ANTARA/LINGKAR.CO)

BATANG, Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, resmi menutup pangkalan truk Desa Petamanan, Kecamatan Banyuputih, Selasa siang (29/12) dengan mengeruk tanah di pintu masuk pangkalan agar kendaraan tidak bisa masuk ke lokasi itu.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Murdiono, mengatakan, bahwa penutupan pangkalan truk ini karena pemkab akan mengalihfungsikan lokasi itu untuk dibangun Islamic Center.

“Mulai terhitung Selasa (29/12), pangkalan truk Banyuputih resmi ditutup oleh Pemkab Batang, sehingga semua kendaraan tidak diperkenankan lagi parkir di kawasan tersebut,” katanya.

Menurutnya, ada sekitar 104 orang yang menghuni di lokasi pangkalan truk namun sebanyak 52 orang yang sudah meninggalkan tempat usahanya.

“Pemkab juga memberikan uang bongkar tempat usaha para penghuni di pangkalan truk dengan besaran bervariasi yaitu Rp2 juta hingga Rp3 juta,” katanya.

Penutupan pangkalan truk tersebut sempat mendapat perlawanan oleh para penghuni atau warga,  dengan mendekatkan diri dan menghalangi alat berat yang akan mengeruk tanah di pintu masuk pangkalan.

Petugas gabungan terdiri atas Kepolisian Resor Batang, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan setempat melakukan pengamanan di lokasi itu.

Bahkan, Polres Batang juga mengamankan tiga orang, satu di antaranya adalah mantan anggota DPRD Kabupaten Batang yang diduga ikut memprovokasi penutupan pangkalan truk tersebut.

Kepala Kepolisian Sektor Limpung AKP Yourisa Prabowo mengatakan polisi sekadar membantu melakukan pengamanan pengalihan fungsi pangkalan truk untuk dibangun Islamic Center.

“Kami melakukan pengamanan terhadap proses penutupan pangkalan truk yang akan dialihfungsikan menjadi pangkalan truk,” paparnya.

Ia mengatakan pada pengamanan itu, polisi mengamankan tiga orang yang mencoba menghalangi proses penutupan pangkalan truk itu.

“Mereka sudah kami amankan dan dibawa ke Polres Batang. Kami mempersilakan warga menyampaikan aspirasinya tetapi dengan cara prosedur yang benar,” tuturnya. (ara/aji)

Baca Juga:
Vaksin Bukan Syarat Utama, Legislator: Pati Harus Berani Mulai PTM

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!