FGD PP GMPI di Semarang, Achmad Baidowi: Manfaatkan Bonus Demografi untuk Kemenangan PPP

Ketum PP GMPI Achmad Baidowo (kiri) bersama ketua PW GMPI Jateng Nurul Furqon (kanan) saat FGD di Toko Oen Semarang, Senin (7/11/2022). NURSEHA/LINGKAR.CO
Ketum PP GMPI Achmad Baidowo (kiri) bersama ketua PW GMPI Jateng Nurul Furqon (kanan) saat FGD di Toko Oen Semarang, Senin (7/11/2022). NURSEHA/LINGKAR.CO

SEMARANG, Lingkar.co – Pimpinan Pusat (PP) Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Menjaring Suara Generasi Muda pada Pemilu 2024” pada Senin (7/11/2022) di Toko Oen Kota Semarang. Ketua Umum (Ketum) PP GMPI, Achmad Baidowi meminta seluruh kader dapat menjaring suara pemuda dengan memanfaatkan bonus demografi.

“Dari data survey terbaru menunjukkan suara generasi muda pada pemilu 2024 nanti sangat besar. Bonus demografi ini dapat kita manfaatkan untuk kemenangan PPP. Kader GMPI harus bisa manfaatkan momentum ini,” kata Achmad Baidowi saat menyampaikan materinya.

Menurutnya, GMPI sebagai badan otonom (banom) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mempunyai tanggung jawab untuk menjaring suara generasi muda. Hal tersebut mengingat, GMPI merupakan banom yang lebih berkonsentrasi kepada generasi muda.

“Pemilih pemula besok di 2024 terdata besar, kita bisa sasar mereka dengan memberikan edukasi terkait pendidikan politik. Selanjutnya, bisa kita rekrut dan mengajak untuk dapat memilih PPP,” jelas Ketum PP GMPI.

Dalam FGD tersebut turut hadir sebagai narasumber Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro. Ia mendorong kader-kader GMPI untuk dapat memanfaatkan media sosial (medsos) untuk mempermudah sosialisasi kepada milenial.

“Pemuda sekarang ini sangat konsumtif dalam menggunakan media sosial. Nah, konten medsos dapat menjadi salah satu daya tarik untuk memberikan sosialisasi terkait pendidikan politik,” katanya.

Png-20230831-120408-0000

Nantinya, lanjut Widi sapaan akrabnya, dari partai politik wajib untuk mendaftarkan medsosnya ke KPU saat masa kampanye.

Ketua KPU Jateng tersebut juga mengingatkan terkait disinformasi dan berita paslu (hoax). Ia mengimbau untuk tetap bijak menggunakan media sosial.

“Bijak bermedsos itu harus, harus ada antisipasi adanya hoax dan disinformasi. Harus kita saring dahulu konten-kontennya. Untuk kampanye medsos, nanti dari Bawaslu dan aparat akan ikut mengawasi di masa kampanye nanti,” jelasnya.

Nurul Furqon Berharap untuk Sering Diadakan Kegiatan

Sementara di lokasi yang sama, Ketua PW GMPI Jateng, Nurul Furqon berharap kader GMPI di daerah untuk sering mengadakan kegiatan. Menurutnya, hal tersebut menjadi penting untuk memberikan edukasi kepada generasi muda tentang GMPI dan PPP.

“Harapan saya, kegiatan-kegiatan seperti ini bisa lebih sering. Tidak harus FGD, tapi bisa juga kegiatan-kegiatan lain untuk dapat mensosialisasikan GMPI,” kata Anggota DPRD Provinsi Jateng tersebut.

Nurul juga mengajak seluruh anggotanya untuk dapat bergerak hingga ke akar rumput. Ia menyebutkan, hal tersebut terkait dengan penjaringan suara untuk kemenangan PPP.

“Kader GMPI harus bergerak hingga ke akar rumput, ke desa-desa, sampai ke RT-RW bila perlu. Supaya nantinya pada pemilu 2024 PPP meraih kemenangan,” ungkapnya.

Dalam FGD tersebut turut hadir kader GMPI dari berbagai daerah di Jawa Tengah, seperti Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Jepara, Kabupaten Semarang, Kabupaten Blora, Kabupaten Demak.

Penulis: Kharen Puja Risma

Editor: Muhammad Nurseha

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *