Ganti Untung Lahan Terdampak Proyek Tol Semarang-Demak di Karangrejo masih Jadi Polemik

  • Bagikan
BAHAS: Suasana audiensi keempat atas permasalahan ganti untung lahan proyek tol Semarang-Demak yang tak kunjung menemukan titik terang Senin (8/3/2021). (ADITIA ARDIAN/ LINGKAR.CO)
BAHAS: Suasana audiensi keempat atas permasalahan ganti untung lahan proyek tol Semarang-Demak yang tak kunjung menemukan titik terang Senin (8/3/2021). (ADITIA ARDIAN/ LINGKAR.CO)

DEMAK, Lingkar.co – Polemik ganti untung lahan terdampak proyek Tol Semarang-Demak di Desa Karangrejo, Kabupaten Demak, Jawa Tengah masih belum menemui titik terang.

Hal itu terungkap dalam rapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Demak Senin (8/3/2021).

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Pada audiensi yang berlangsung kurang lebih dua jam tersebut, tidak ada keputusan atas nilai harga ganti untung lahan warga terdampak proyek Tol Semarang-Demak.

DPRD Demak mendorong agar masyarakat mengadukan dan meminta peninjauan kembali kepada Badan Pertanahan Nasioanl (BPN) atas ganti untung lahan tersebut.

Sebelumnya, warga hingga DPRD geram lantaran pihak Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang bertugas di Desa Karangrejo tidak hadir dalam undangan audiensi sebanyak tiga kali.

Pada audiensi lanjutan atau keempat, KJPP Desa Karangrejo akhirnya menghadiri acara tersebut. Tetapi ketua Sih Wiryadi tidak hadir melainkan diwakilkan oleh Adi sebagai salah satu tim reviewer di KJPP, Senin (8/3/2021).

Seperti audiensi sebelumnya, Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet memimpin jalannya kegiatan. Kemudian, pria yang juga menjabat Ketua DPC PDI P Demak itu meminta pihak KJPP menjelaskan permasalahan perbedaan nilai ganti untung. Agar masyarakat mengerti dan paham dengan situasi dengan langkah KJPP.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.