Hati-hati, Ratusan Kendaraan Wisata yang Masuk Kudus Diminta Putar Balik

KEBIJAKAN: Petugas gabungan dari Dinar Perhubungan dan Satlantas Polres Kabupaten Kudus, Jawa Tengah melakukan penyekatan kendaraan wisata yang masuk ke Kabupaten Kudus. (ANTARA/LINGKAR.CO)
KEBIJAKAN: Petugas gabungan dari Dinar Perhubungan dan Satlantas Polres Kabupaten Kudus, Jawa Tengah melakukan penyekatan kendaraan wisata yang masuk ke Kabupaten Kudus. (ANTARA/LINGKAR.CO)

KUDUS, JAWA TENGAH, Lingkar.co  – Dinas Perhubungan (Dishub) dan tim gabungan Satlantas Polres Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, putar balik kendaraan wisata yang masuk Kudus.

Hal tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) lakukan sebagai upaya menekan kasus Covid-19 yang tengah meningkat.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Kabid LLAJ) Dinas Perhubungan Kudus Putut Sri Kuncoro di Kudus menjelaskan, kendaraan yang putar balik tersebut berupa kendaraan pribadi dan bus, hingga minibus.

Baca juga:
Kecolongan, DPMPTSP Pati Kewalahan Awasi Perusahaan Tak Berizin

“Berdasarkan catatan kami baik bus besar maupun minibus yang berhasil kami minta putar balik sejak tanggal 24-31 Mei 2021 mencapai 100-an kendaraan lebih,” ujarnya.

Jika jumlahnya dengan kendaraan pribadi, menurut Putut, jumlahnya bisa mencapai 150-an kendaraan.

Sebagai upaya penanggulangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus, petugas juga melakukan penjagaan di tempat-tempat wisata seperti Makam Kadilanggu yang biasa di kunjungi banyak wisatawan.

Png-20230831-120408-0000

Baca juga:
Mulai Hari Ini, PPKM Mikro Di perpanjang hingga 14 Juni

Dalam hal tersebut pihaknya bertugas untuk mengingatkan wisatawan yang hendak ke Kudus untuk mengurungkan niatnya, karena termpat wisata tersebut juga telah di tutup sementara.  

“Dari hasil pengetatan tersebut, tercatat cukup banyak rombongan yang berhasil petugas beri pengertian sehingga mengurungkan niatnya ke objek wisata religi yang ada di Kudus tersebut,” terangnya.

Meskipun pihaknya sudah mengumumkan melalui sejumlah pengelola bus wisata di berbagai daerah dan agen travel perjalanan atau jasa wisata.

Baca juga:
Dorong Industri Perhotelan Kembangkan Produk UKM

“Namun ternyata masih ada yang belum mengetahui bahwa objek wisata religi di Kabupaten Kudus yang sudah pemerintah tutup sementara,” jelas Puput.

Lanjutnya, “Dalam rangka menghalau bus wisata masuk Kota Kudus, kami sudah mensiagakan puluhan personel dari kami di enam titik yang terbagi menjadi tiga sif, semoga bisa membantu dari penangan Covid-19,” pungkasnya. (ara/luh)

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *