Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Ngesti minta Penerapan Prokes Kembali Ditegakkan

Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha (kiri) meminta kepada seluruh jajarannya kembali mengkampanyekan penegakan prokes di Wilayah Kabupaten Semarang. NURSEHA/LINGKAR.CO
Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha (kiri) meminta kepada seluruh jajarannya kembali mengkampanyekan penegakan prokes di Wilayah Kabupaten Semarang. NURSEHA/LINGKAR.CO`

KAB. SEMARANG, Lingkar.co – Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha meminta kepada seluruh jajarannya untuk kembali mengkampanyekan penerapan prokes. Hal ini mengingat adanya kenaikan yang cukup signifikan kasus Covid-19 di wilayahnya.

“Hari ini ada kenaikan 11 orang terjangkit, saya minta kepada masyarakat khususnya jajaran saya untuk segera kembali mengkampanyekan prokes,” kata Ngesti saat bertemu dengan Lingkar.co Rabu (2/2/2022).

Baca Juga:

PKK Kabupaten Semarang Juarai Lomba Kreasi Pangan Lokal Se-Jateng

Dari data yang kami peroleh sampai hari Rabu (2/2/2022) sore setidaknya 38 pasien terjangkit Covid-19 di Kabupaten Semarang. Padahal sebelumnya pada Januari sempat nol kasus.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

“Kabupaten Semarang sempat nol kasus, namun hanya bertahan 20 hari saja. Ini menjadi peringatan buat kita untuk kembali menerapkan protokol kesehatan,” ucap Bupati Semarang.

Ngesti Nugraha akan segera membuat instruksi bupati terkait dengan peristiwa ini, agar dapat menekan angka positif Covid-19.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

“Segera saya buat (instruksi bupati, red), nanti kita tetap beri pembatasan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Lalu destinasi wisata, rumah makan, dan tempat-tempat berkerumun harus memiliki alat dukung prokes,” jelas Ngesti.

Png-20230831-120408-0000

Baca Juga:

Mantan Pegawai Bappeda Purworejo, Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara Kasus Korupsi

Menurutnya, hal ini penting untuk mencegah meskipun wilayah Kabupaten Semarang dalam instruksi menteri dalam negeri masih level 1 yang tergolong aman.

“Tindakan terbaik adalah pencegahan, 38 orang pasien baru-baru ini menjadi pelajaran buat kami. Agar tidak merebak kepada yang lainnya, mari kembali laksanakan protokol kesehatan,” kata Bupati.

Instruksi Bupati terkait dengan pembatasan kegiatan masyarakat rencananya akan terbit dalam beberapa hari kedepan.

Penulis: Muhammad Nurseha

Editor: Muhammad Nurseha

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *