Kecil-kecil Jadi Rocker Shinya Kaori Katarina Hanako, Hingga Kolaborasi dengan CRKS

  • Bagikan
Shinya Kaori Katarina Hanako putri dari pasangan Bondan Marutohening dan Sundari saat bermain drum di event salah satu mall di Kota Semarang. Dok Pribadi/LINGKAR.CO
Shinya Kaori Katarina Hanako putri dari pasangan Bondan Marutohening dan Sundari saat bermain drum di event salah satu mall di Kota Semarang. Dok Pribadi/LINGKAR.CO

SEMARANG, Lingkar.co – Umurnya memang baru saja genap menginjak 10 tahun pada Agustus lalu, namun gadis kecil asal Ungaran Shinya Kaori Katarina Hanako sangat piawai menabuh drum mengiringi lagu-lagu rock.

Hal tersebut Lingkar.co ketahui saat Shinya Kaori Katarina Hanako tengah manggung bersama Yamaha Music di salah satu mall di Kota Semarang belakangan ini.

Dalam performanya sore itu Ai sapaan akrabnya dengan lancar menabuh drum dengan tempo dan iringan yang epic lagu-lagu rock.

Baca Juga:
Survei DTS: Tiga Tokoh Elektabilitas Tertinggi Ada Hubungan Dengan Jawa Tengah

Saat Lingkar.co temui pada Kamis (25/11/2021) di kediamannya di bilangan Ungaran Ai tampak malu-malu dan enggan berkomentar.

“Kalau lagu Shes Gone itu gampang banget, maune sing menantang. Hehe,” celetuk Ai yang lahir di Nagano Ken, Jepang pada 2011 lalu.

Menurut Sundari ibunda Ai, semenjak masa pandemi putrinya tersebut sudah mulai menekuni alat musik drum.

“Sudah satu atau satu setengah tahun ini mulai les drum di tempat les musik di Halmahera Music School dan kami datangkan guru juga di rumah,” jelasnya.

Putri pasangan Bondan Marutohening dan Sundari ini selain piawai menabuh drum juga sangat lancar dalam berolah vokal dan bermain piano.

“Saya ingin putri saya ini punya skill yang bagus. Sebagai orang tua saya harus mendukung apa yang diinginkan oleh putri saya. Pastinya saya juga akan beri reward untuk Ai sebagai hadiah atas kegigihannya berlatih,” ujar Sundari.

Istri Ketua DPRD Kabupten Semarang tersebut menjelaskan, awalnya putrinya tersebut lebih menekuni dunia catwalk daripada musik.

“Dulunya itu lebih ke modelling, pialanya sudah ngga tau itu berapa. Kemudian, mulai saya coba untuk mempelajari piano klasik tapi cahe ndak mau. Ndak karep,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Bu Bondan, Ketika melihat drum Ai merasa lebih bersemangat ketimbang dengan piano.

“Yo akhire tak berhentikan les Pianone, lanjut di les drum. Syukur, Ai lebih semangat dan memiliki tanggung jawab dan disiplin lebih saat mulai memegang drum,” terang Bu Bondan.

Lebih Suka dengan Lagu Rock

Shinya Kaori Katarina Hanako atau Ai mengaku memang lebih suka memainkan lagu Rock ketimbang lagu-lagu untuk seumurannya.

“Lagu laine itu membosankan. Temponya gitu-gitu wae kok,” Kata Ai kepada Lingkar.co Kemarin.

Ibundanya sendiripun tak mengerti kenapa lagu-lagu yang di pilih oleh putri kesayangannya tersebut lebih bernuansa rock daripada lagu lain.

“Yo ndak reti. Mungkin ikut papah e sering muter lagu-lagu rock, nek saya ki kan bisane ndukung anak supaya berprestasi dan punya skills untuk masa depannya,” terang Bu Bondan.

Dalam kurun waktu setahun ini sudah tak terhitung berapa penghargaan dan jam panggung dari Shinya Kaori Katarina Hanako.

Menurut kabar, beberapa waktu kedepan, Ai akan berkolaborasi langsung dengan Legenda Rock Kota Semarang Power Slaves.

Hal tersebut bersamaan dengan akan digelarnya satu panggung untuk musisi rock Kabupaten Semarang melalui Classic Rock Kabupaten Semarang (CRKS).

“Sudah ada jadwalnya dalam waktu dekat, nantinya akan kolaborasi langsung sama om-omnya di Power Slaves dan CRKS itu,” kata Sundari.

Ai sendiri sudah memiliki jadwal panggung yang padat dalam waktu dekat ini, bahkan Heydi Vokalis Power Slaves sudah memesan beberapa lagu-lagunya untuk Ai pelajari.

“Sudah ada beberapa pesanan lagu dari mas Heydi Power Slaves untuk Ai. Sekarang sudah dalam tahap latihan disamping untuk persiapan manggung di beberapa tempat dengan CRKS dan Humaira kafe,” terang Ibunda Ai.

Penulis: Muhammad Nurseha

Editor: Muhammad Nurseha

  • Bagikan