Mahasiswa Gelar Aksi Tuntut Jokowi, 11 Poin ini Jadi Sorotan

  • Bagikan
Aksi Demo Mahasiswa depan Gedung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Rezanda Akbar D./Lingkar.co
Aksi Demo Mahasiswa depan Gedung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Rezanda Akbar D./Lingkar.co

SEMARANG,Lingkar.co – Ratusan mahasiswa padati Gedung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menggelar aksi demo untuk kritisi tujuh tahun kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo(Jokowi).

Massa aksi mengawali dengan melakukan long march dari kawasan Kota Lama Semarang menuju kantor Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Jalan Pahlawan Kota Semarang, Kamis (21/10/2021).

Baca Juga : Sambil Menyelam Minum Air, Mahasiswa Unnes Manfaatkan Demo Untuk Berjualan

Para mahasiswa tersebut menilai, kinerja Jokowi selama tujuh tahun gagal diberbagai sektor. Maka dari itu mahasiswa menyampaikan 11 klaster orasi dalam sidang rakyat yang masa aksi gelar.

11 Klaster Orasi Sidang Rakyat Ala Mahasiswa

1.Terbitkan Perppu yang mencabut UU Cipta Kerja, Revisi UU Minerba dan Revisi UU KPK, serta Sahkan RUU Masyarakat Adat, RUU PPRT, RUU PKS versi masyarakat sipil.

2. Pemenuhan hak atas kesehatan berdasarkan UU Kekarantinaan Kesehatan, wujudkan pemerataan pelayanan kesehatan, serta pulihkan ekonomi nasional terkhusus untuk rakyat menengah ke bawah di daerah-daerah secara merata.

3.Tuntaskan kasus pelanggaran HAM masa lalu dan berkomitmen untuk menjunjung tinggi HAM dengan menghormati, memenuhi dan melindungi HAM.

4.Wujudkan jaminan terhadap hak atas kebebasan berekspresi dan berpendapat bagi seluruh warga negara Indonesia dan mencegah serta menindak tegas segala bentuk tindakan represif yang dilakukan aparat terhadap kebebasan sipil.

5.Revisi secara menyeluruh Undang-Undang ITE dan kembalikan tujuan awal penyusunan UU ITE.

6.Rombak Naskah Akademik maupun Draft RUU EBT dengan mempertimbangkan faktor lingkungan.

7.Hentikan segala bentuk pembangunan yang merusak kelestarian alam, melanggar hukum dan mengancam ruang hidup masyarakat.

8.Ciptakan ruang demokrasi selebar-lebarnya di Tanah Papua dan tarik militer organik maupun non-organik yang ada di Tanah Papua.

9.Perbaiki penyelenggaraan pendidikan untuk diselenggarakan secara lebih demokratis, berkeadilan dan tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, mengesahkan peraturan terkait pencegahan kekerasan seksual di lingkup perguruan tinggi, serta menciptakan pemerataan kualitas Pendidikan di Indonesia.

10.Tuntaskan permasalahan demokrasi, lingkungan, perampasan ruang hidup, kesehatan, ekonomi, pendidikan dasar dan menengah, serta menjamin kesejahteraan rakyat Jawa Tengah

11.Evaluasi Kabinet Indonesia Maju.

Rapot Merah Dari Mahasiswa

Fajar Sodiq selaku koordinator aksi, menyampaikan Kabinet Indonesia Maju kepemimpinan Jokowi dinilai tidak ada kemajuan.

Menurutnya, kinerja Jokowi pantas mendapatkan rapot merah dari tujuh tahunnya selama menjabat.

Sehingga pihaknya melakukan aksi dan menyuarakan semua persoalan selama kepemimpinan Jokowi.

“Hasil kajian dari kawan-kawan khususnya kampus di Semarang membuat kajian. Ada beberapa klaster yang menghasilkan 11 tuntutan, kita suarakan. Agar menuntut pemerintah dalam jangka satu tahun tidak bisa, maka mundur,” kata Fajar Shodiq kepada wartawan, Kamis (21/10/2021).

Menurutnya, persoalan hukum dan legislasi seperti hukum dan HAM sangat lemah. Hal itu, karena pemerintah hanya memberikan janji manis untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Dimana kita melihat hak asasi manusia hari ini, sangat lemah. Janji atas penyelesaian  hak asasi manusia, tidak ada. Kemudian, legislasi-legislasi yang ugal-ugalan disahkan yang tidak berpartisipatif, kami rasa melanggar konstitusi,” tegasnya.

Fajar berharap, tuntutan yang disampaikan melalui sidang rakyat untuk bertujuan menghasilkan keputusan bersama di pengadilan rakyat Jawa Tengah.

Kemudian pihaknya mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar bisa menyambungkan aspiransi kepada pemerintahan Jokowi.

“Kami tadi sampaikan melalui sidang rakyat, dimana nantinya akan menghasilkan satu keputusan pengadilan rakyat Jawa Tengah. Mendesak pemerintah agar bisa memenuhi 11 tuntutan kami bawa,” imbuhnya.

Penulis : Rezanda Akbar D.

Editor : Muhammad Nurseha




  • Bagikan