Memasuki MT 2, Serapan Pupuk Bersubsidi di Pati Capai 30 Persen

Serapan pupuk bersubsidi masih minim. Foto: Istimewa.
Serapan pupuk bersubsidi masih minim. Foto: Istimewa.

Lingkar.co – Memasuki Musim Tanam (MT) 2, pupuk bersubsidi di Kabupaten Pati baru terserap sekira 30 persen.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Pati, pada tahun 2023 alokasi pupuk bersubsidi jenis Urea sebesar 21.461.298 ton. Sementara pupuk jenis NPK alokasinya sebanyak 15.844.895 ton.

Sementara, hingga 31 Maret 2024 pupuk yang terserap baru sebesar 7.257.016 ton urea atau 33,81 persen dari alokasi. Kemudian, 4.904.614 ton NPK atau 30,95 persen dari alokasi.

Untuk wilayah di Kabupaten Pati yang paling sedikit serapan pupuk bersubsidinya yakni Kecamatan Tambakromo sebanyak 344.940 ton urea atau 21,73 persen dan 213.500 atau 22,82 persen NPK.

“MT dua masih persiapan tanam. Ini MT 1 masih banyak kan, angka serapannya baru 33 persen urea dan 30 persen NPK. Jadi saat ini pupuk masih ada,” ujar Kepala Seksi Pupuk dan Pestisida Dispertan Kabupaten Pati, Aldoni Nurdiansyah.

Kemudian, untuk wilayah yang paling tinggi serapannya yakni Kecamatan Winong. Jumlah pupuk bersubsidi yang sudah terserap sebanyak 910.650 ton atau 49,02 persen urea dan pupuk NPK sebanyak 570.800 ton atau 53,44 persen dari total alokasi.

Png-20230831-120408-0000

“Paling tinggi serapan ada di Kecamatan Winong. Di atas 40 persen itu Winong,” lanjut dia.

Ia menyebut saat ini masih terdapat kendala yang dialami para petani dalam menebus pupuk bersubsidi. Masih ada petani yang kurang paham bagaimana cara menebus pupuk bersubsidi menggunakan E-KTP.

“Keluhan paling banyak adalah masalah prosedur karena ini baru lagi menggunakan E-KTP, menggunakan E-KTP memang perlu sosialisasi bahwa yang menggunakan E-KTP KTP orang yang terdaftar di e alokasi. Jadi tidak sembarang orang diterima,” tandasnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps