Permudah Sekolah Daring, Wakil Ketua DPRD Kudus Sulistyo Utomo Pasang Wifi di Penampungan Pengungsi

  • Bagikan
Wakil Ketua DPRD Kudus Sulistyo Utomo saat melihat HP warga yang menggunakan akses wifi di penampunngan pengungsi Jati wetan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (DOK PRIBADI/LINGKAR.CO)
Wakil Ketua DPRD Kudus Sulistyo Utomo saat melihat HP warga yang menggunakan akses wifi di penampunngan pengungsi Jati wetan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (DOK PRIBADI/LINGKAR.CO)

KUDUS, Lingkar.co– Wakil Ketua DPRD Kudus Sulistyo Utomo bersama kadernya meringankan warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Mereka all out melakukan sejumlah langkah menyukseskan misi sosial tersebut.

Dari pantauan Lingkar.co, sejak sepekan lalu, banjir besar melanda di 16 desa di Kabupaten Kudus. Partai berlambang kepala burung garuda ini telah terjun memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

“Selain dari DPC Gerindra Kudus, pengurus DPD hingga DPP serta anggota DPR ikut terjun langsung ke lokasi banjir memberikan bantuan. Mulai dari logistik pangan, selimut, matras, pembalut wanita hingga ke makanan bayi,” ujar Sulis sapaan akrabnya, Selasa (9/2).

Tak hanya itu, ia menambahkan di sekretariat DPC pihaknya  juga mendirikan dapur umum dan mendistribusikannya ke sejumlah tempat. Belum lagi kata dia, sejumlah kader partainya yang bergerak secara individual membantu penderitaan warga tertimpa musibah banjir di daerah pemilihannnya.

“Sebagai bentuk kesadaran mereka selaku wakil rakyat di daerah pilih,” terang politisi muda Gerindra itu.

Yang terbaru, Sulis baru saja memasangkan perangkat wifi bagi para pengungsi korban banjir di Aula balai desa Jati Wetan, Kecamatan Jati Kudus.

“Ini untuk memudahkan pengungsi terutama anak-anak usia sekolah agar bisa tetap mengikuti kegiatan belajar melalui daring. Meski di pengungsian mereka bisa tetap mengikuti pelajaran,” kata dia.

Ini katanya, sebagai bentuk empatinya kepada pengungsi yang wilayah terdampaknya merupakan daerah pemilihan dia, yakni Kecamatan Jati dan Kota. “Bagi pengungsi dan para relawan bisa menggunakan wifi dengan user name Gerindra dan password SulisGerindra,” sebutnya.

Disinggung mengenai sikap jor-jorannya dia dan partainya dalam membantu warga yang terdampak banjir di wilayah Kudus, apakah ada agenda ingin maju sebagai calon bupati di Kudus, Sulis menampik sebagai sesuatu yang masih jauh dari fikirannya.

“Pilkada masih sangat jauh, kami sama sekali tidak terbersit sedikitpun akan hal itu, untuk pencitraan dan sebagainya itu tidak ada dalam benak kami dan partai Gerindra ini, semua murni panggilan kemanusiaan, ” tuturnya.

Seperti diketahui banjir di Kudus tersebar di Kecamatan Kaliwungu terdapat lima desa, Kecamatan Jati ada tiga desa dan Kecamatan Mejobo ada delapan desa. Sedangkan Desa yang terdampak banjir, yakni Desa Setrokalangan, Banget, Gamong, Blimbing Kidul, dan Kedungdowo (Kecamatan Kaliwungu), Desa Jati Wetan, Jati Kulon dan Pasuruhan lor (Kecamatan Jati), Desa Mejobo, Hadiwarno, Kesambi, Tenggeles, Payaman, Gulang, Golantepus, dan Temulus (Kecamatan Mejobo).(pal/lut)

Sumber: Koran Lingkar Jateng

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.