Presiden Perintahkan Menteri Bantu Penyediaan Obat Terapi Covid-19

  • Bagikan
Presiden RI Joko Widodo, menelepon Menkes Budi Gunadi Sadikin, mempertanyakan tidak adanya stok beberapa obat terapi Covid-19 di apotek, Jumat (23/7/2021). Presiden perintahkan menteri soal penyediaan obat terapi Covid-19. FOTO: Tangkapan layar Youtube Setpres/Lingkar.co
Presiden RI Joko Widodo, menelepon Menkes Budi Gunadi Sadikin, mempertanyakan tidak adanya stok beberapa obat terapi Covid-19 di apotek, Jumat (23/7/2021). Presiden perintahkan menteri soal penyediaan obat terapi Covid-19. FOTO: Tangkapan layar Youtube Setpres/Lingkar.co

JAKARTA, Lingkar.co – Presiden RI Joko Widodo, memerintahkan para menteri terkait, segera melakukan langkah-langkah maksimal penyediaan obat, vitamin dan suplemen bagi masyarakat, khususnya pasien Covid-19.

Perintah tersebut Presiden sampaikan saat mengumumkan perpanjangan PPKM level 4, dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021, melalui kanal Youtube Setpres, Minggu (25/7/2021) malam.

“Secara khusus saya juga meminta kepada para menteri terkait untuk segera melakukan langkah-langkah maksimal. Untuk menyediakan obat, vitamin, suplemen kepada masyarakat,” ujar Presiden.

Selain itu, pemberian dukungan obat-obatan, dan konsultasi dokter terhadap masyarakat yang melakukan isolasi mandiri, serta dukungan penyediaan obat di rumah sakit.

Baca Juga:
Cak Suko: Pemerintah Jangan Hanya Jadi Tukang Instruksi

“Angka kematian harus ditekan semaksimal mungkin dan untuk daerah-daerah yang memiliki angka kematian yang tinggi, peningkatan kapasitas rumah sakit, isolasi terpusat, dan juga ketersediaan oksigen perlu ditingkatkan segera,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu waspada akan kemungkinan munculnya varian lain yang lebih menular.

Karenanya, Presiden memerintahkan agar pengetesan dan penelusuran bisa ditingkatkan lebih tinggi, dan perawatan yang cepat untuk menekan laju penularan serta meningkatkan angka kesembuhan.

“Penerapan protokol kesehatan yang ketat serta peningkatan testing, tracing, dan treatment akan menjadi pilar utama penanganan Covid-19 ke depannya. Memakai masker dan menjaga jarak harus terus dilakukan,” ungkapnya.

“Terakhir, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu dan bahu-membahu melawan Covid-19 ini,” ujarnya

“Dengan usaha keras kita bersama, kita bisa segera terbebas dari Covid-19 dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat bisa kembali normal,” ujarnya menambahkan.

UPDATE COVID-19 DI INDONESIA

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah kasus positif Covid-19 per Minggu (25/7/2021) mencapai 3.166.505 orang.

Terjadi penambahan pasien positif Covid-19 sejumlah 38.679 orang dalam kurun waktu 24 jam.

Sementara, sebanyak 37.640 orang sembuh dari infeksi virus corona. Sehingga, total pasien sembuh mencapai 2.509.318 jiwa.

Jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah sebanyak 1.266 pasien. Total yang meninggal sebanyak 83.279 orang.

Sebanyak 44.469.974 orang telah mendapat suntikan vaksin tahap pertama, sedangkan 17.906.504 orang mendapat suntikan vaksin tahap kedua. *

Penulis : M. Rain Daling

Editor : M. Rain Daling

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!