Rumah Tahan Gempa Untuk Komunitas Pengrajin Gula di Cilacap

  • Bagikan
Wagub saat meninjau pembangunan rumah tahan gempa. Rezanda Akbar D/LINGKAR.CO
Wagub saat meninjau pembangunan rumah tahan gempa. Rezanda Akbar D/LINGKAR.CO

CILACAP, Lingkar.co – Rumah tahan gempa untuk masyarakat komunitas pengrajin gula di Cilacap, mampu bertahan dari gempa dengan kekuatan mencapai 9,4SR. Pembangunan rumah tersebut berada di Desa Karangsari Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Kamis (16/09/2021).
 
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, memberi bantuan untuk pembangunan rumah tersebut dengan besaran mencapai 35juta perorangannya.
 
Kepala Bidang Perumahan Disperakim Jateng, Wiharnanto, mengatakan rumah yang sedang dalam proses pembangunan ini teknologinya dari Kementerian PUPR. Rumah tersebut menggunakan teknologi rumah unggul sistem panel instan (Ruspin).

Baca Juga:
Gandeng NU, Gus Yasin Dorong Pertanian Organik


Kata dia, komunitas pengrajin gula ini mengajukan permintaan bantuan ke Pemprov Jateng terkait pembangunan rumah.
 
“Mereka mengadakan tanah sendiri. Membeli tanah sendiri secara iuran kemudian setelah punya tanah minta bantuan ke kita (Pemprov Jateng) melalui Disperakim kabupaten. Kemudian kita bantu rumahnya, satu orangnya Rp. 35 juta,” paparnya.
 
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat meninjau pembangunan rumah tahan gempa, mengatakan Pemprov Jateng memiliki program perumahan komunitas.

Desain Khusus


Menurutnya, program tersebut telah dikembangkan sehingga memiliki kemampuan tahan gempa.
 
Selain itu, rumah tersebut memiliki desain knockdown, atau rumah bongkar pasang. Desain ini dapat mempermudah pemasangan dan pemindahan jika terjadi gempa.
 
“Saat ini kita susun begini. Ini kayak puzzle, tinggal nempel-nempelin. (Membangun) Kerangkanya hanya butuh waktu 10 jam untuk satu rumah. Jadi lebih efisien dalam tenaga kerjanya, juga tahan gempa,” katanya.
 
Taj Yasin menambahkan, saat ini Pemprov Jateng melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) membangun 28 rumah untuk komunitas pengrajin gula di Cilacap tersebut. Selain itu, lanjutnya, melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng, juga membangun musala di sana.
 
“Karena ini nanti jadi warga, jadi komplek sendiri, kita bantu dari Baznas untuk bikin musalanya. Semoga bermanfaat,” imbuhnya.
 
Penulis : Rezanda Akbar D.
Editor: Nadin Himaya

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: