Selain Rasa Gurih, Kue Lapet Dikenal Masyarakat Sebagai Makanan Tertua

  • Bagikan
Ilustrasi Kue Lapis, Matius Gea/Lingkar.co
Ilustrasi Kue Lapis, Matius Gea/Lingkar.co

SUMUT, Lingkar.co – Sumatra Utara merupakan sebuah provinsi yang ada di Indonesia yang terletak di bagian Utara Pulau Sumatra. Provinsi ini terdiri dari beberapa Kabupaten-Kota dengan luas wilayah yang cukup luas yang berada di daerah tropis.

Salah satu penduduk asli Sumatera Utara adalah Suku Batak. Tentu sudah pasti kenal dengan suku yang satu ini. Suku Batak juga cukup terkenal di lingkungan Pemerintahan, Pendidikan dan berbagai bidang lainnya.

Terlepas dari situ, suku Batak juga memiliki makan khas yang rasanya gurih dan membuat penikmatnya bakalan ketagihan, salah satunya Kue Lapet

Jika tidak pernah memakan, mencicipi ataupun tidak mengenal makanan yang satu ini. Jangan ngaku orang Sumatera Utara (Orang Batak).

Berbicara soal Kue Lapet sangat lah unik dan mudah untuk dikelola, bahkan dari bahan dapur saja anda sudah bisa membuat nya loh.

Makanan ini merupakan makanan khas tradisional Sumatera Utara, khususnya adat Batak. Bahan dasar dari makanan yang satu ini adalah beras, jadi kalo kamu sudah memakannya dijamin ketagihan dan cepat kenyang.

Kue Lapet sangat lah mudah didapatkan jika anda berkunjung ke Wilayah Sumatera Utara, salah satunya di Kota Pematangsiantar.

Kue Lepet Sebagai Menu Pelengkap Adat Pernikahan

Makanan ini biasanya di janjankan di Pasar tradisional, pasar-pasar kecil bahkan di pinggir jalan, bahkan makanan yang satu ini sering kali di jadikan menu pelengkap di adat pernikahan.

Tidak hanya itu saja, Lapet ini biasanya di janjankan dengan cara keliling keliling oleh pedagang-pedagang nya. Harga kue ini juga sangat bersahabat seperti yang dilansir oleh lingkar.co Kamis (14/10/2021) sekira pukul 06.00 WIB.

Mak Gibel salah seorang pedagang kue Lapet saat ditemui wartawan mengatakan proses pembuatan Lapet sangat lah mudah, Bahkan wanita yang sudah 37 tahun ini mengaku sudah bertahun-tahun menekuni untuk usaha olahan rumah tangga ini.

Mak Gibel, menuturkan harga Kue Lapet sangat lah murah, mulai dari Rp 1000 rupiah hingga Rp 2000 ribu rupiah per biji. Dijelaskan Elsa bentuk kue Lapet pun berbeda-beda ada yang bentuk seperti bulat telor, bulat dan segitiga.

“Jadi harganya bang cukup murah. Beli Rp 10.000 ribu rupiah saja dijamin kenyang, rasanya juga cukup gurih,” kata dia, sembari masukkan sejumlah kue Lapet ke prastik untuk di serahkan ke calon pembeli.

Jika dilihat dari bentuknya, kue ini cukup terlihat sederhana dan sangat merakyat. Bagian luarnya dilapisi dengan daun pisang sebagai pembungkusnya.

Bila kita Lahap kue ini terasa lebih gurih, ditambah lagi dengan rasa paduan gula aren yang telah di campur kelapa yang ada di bagian tengahnya. Dengan rasa yang gurih dan memiliki rasa tersendiri makanan ini bakal membuat anda ketagihan.

Menurut cerita masyarakat, makanan yang satu ini sudah lama dikenal masyarakat khususnya masyarakat Sumatera Utara. Bahkan makanan yang satu ini merupakan salah satu makanan khas tertua.

Jadi bagia anda yang belum pernah mencobanya. Boleh deh kamu mencoba makanan yang satu ini jika berkunjung ke Sumatera Utara/Kota Pematang Siatar.

Kontributor Lingkar.co : Matius Gea

Editor : Muhammad Nurseha

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!