Arsip Tag: Berita Heboh

Bikin Heboh, Seorang Wanita Diduga Edarkan Uang Palsu di Pasar Kayen

Lingkar.co – Polsek Kayen menangkap seorang ibu-ibu yang diduga membeli barang dengan menggunakan uang palsu di Pasar Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati pada Sabtu (27/4/2024) pagi sekira pukul 06.33 WIB. Sontak peristiwa ini membuat warga dan pedagang di sekitar Pasar Kayen heboh.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, pelaku melancarkan aksinya saat sedang membeli ikan segar dengan uang pecahan Rp 50 ribu.

Salah satu pedagang di Pasar Kayen, Iksan mengungkapkan pelaku diduga sudah beberapa kali melancarkan aksinya sejak bulan puasa lalu. Karena terduga pelaku sudah berulang kali terlihat di Pasar Kayen.

“Pelaku ketangkap basah sama pedagang ikan. Pada saat membayar penjual (Mbah Alatin) curiga, spontan pekau kabur dan ditemkan uang palsu sebanyak 4 lembar pecahan Rp 50 ribu,” kata Iksan.

Dari hasil keterangan warga, pelaku diketahui beralamat di Desa Plangitan, Kecamatan/Kabupaten Pati.

Warga yang mengetahui peristiwa tersebut sontak heboh dan mengamankan pelaku. Untuk menghindari amukan massa, pihak kepolisian dari Polsek Kayen segera mengamankan pelaku beserta sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sayangnya Kapolsek Kayen AKP Imam Basuki enggan berkomentar lebih lanjut terkait peristiwa ini dan menyerahkan kasus ke Polresta Pati.

“Benar ada perempuan yang diamankan, saat ini sudah diamankan. Langsung hubungi Humas Polresta Pati saja mas,” kata Kapolsek. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Heboh! Warga Sucen Purworejo Temukan Granat Nanas Aktif

PURWOREJO, Lingkar.co  – Warga Kelurahan Sucen Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, heboh karena penemuan granat nanas aktif. Penemuan granat tersebut di rumah salah satu warga yang akan merenovasi rumahnya pada Jumat (8/4 /2022).

Penemu granat jenis nanas itu oleh Handoyo (35) warga Dusun Tritis Lor, RT 02 RW 01, Kelurahan Sucen Jurutengah saat merenovasi rumahnya. Saat tukangnya akan membuat kolam ikan, tidak sengaja menemukan benda besi bulat mirip granat.

“Tidak sengaja menemukan granat tersebut saat proses penggalian tanah untuk membuat kolam ikan hias.” jelas Handoyo.

Baca Juga:

Awali Tarhim Ramadhan, Bupati Purworejo Berikan Bantuan di Desa Rasukan Ngombol

Awalnya Handoyo mengira benda bulat oval itu hanya sebuah besi tua. Namun setelah melihat secara rinci, Handoyo menyadari benda tersebut adalah sebuah granat. Handoyo kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada petugas.

Petugas yang mendapatkan laporan langsung mengamankan lokasi, dengan memasang garis polisi dan berkoordinasi dengan Tim Jihandak Brimob Polda Jateng. Selanjutnya, petugas mengimbau warga untuk tidak terlalu dekat dengan lokasi penemuan granat.

“Granatnya masih aktif, meskipun luarnya sudah berkarat tetap masih aktif, meskipun umurnya juga sudah tua. Kemungkinan ini peninggalan zaman perang Belanda atau jepang. Untuk keamanan, maka dilakukan prosedur disposal (diledakkan),” kata Dantim Jibom Gegana Brimob Polda Jateng, Iptu Slamet Soebagyo.

Baca Juga:

Jalur Wonosobo Lintas Kecamatan Bruno Longsor

Saat proses peledakan berlangsung, tim  Jibom berkoordinasi dengan Polres  dan TNI, untuk pengamanan wilayah agar steril dari warga yang menonton. Dengan berpakaian pelindung lengkap, granat nanas tersebut kemudian dihancurkan dengan aman.

Penulis: Achmad Rohadi

Editor: Muhammad Nurseha

Heboh! Ada Sapi Betina di Simalungun Punya Enam Kaki

SIMALUNGUN, Lingkar.co – Kelahiran seekor lembu atau sapi betina menghebohkan warga Huta III, Nagori Pematang Gajing, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).

Saking hebohnya, warga berbondong-bondong ingin melihat langsung keanehan dari sapi betina yang baru lahir tersebut.

Sapi betina itu lahir dengan kaki berjumlah enam. Padahal normalnya, sapi memiliki empat kaki.

Baca Juga :
Menkes Budi: Implementasi PTM Secara Bertahap dengan Pengawasan

Pada punggung lembu berwarna merah bata bercorak putih itu muncul sepasang kaki yang menggelantung. Sapi berkaki enam itu lahir pada Minggu (26/9/2021).

Pemilik Sapi, Korim (59) mengatalan saat akan lahir, proses persalinannya sempat terkendala karena tersangkut kaki “tambahan”.

“Dari jam 08.00 WIB (Minggu), mulai lahiran karena anaknya cacat, jadi lembunya payah keluar. Terpaksa ditarik anaknya biar bisa keluar,” ucapnya, kepada wartawan, Selasa (28/9/2021) pagi.

Akhirya kata dia, sekira jam 13.00 WIB, pada Minggu siang, lembu betina tersebut lahir, kata Korim yang ditemui di sekitar kediamannya.

Korim menjelaskan, induk dari bayi lembu tersebut sudah melahirkan 3 anak, namun dua anaknya sebelumnya normal.

“Kalau kawinnya alami, nggak suntikan. Selama hamil pun normal aja,” ucap Korim, yang punya 6 ekor lembu itu.***

Kontributor Sumut : Matius Gea

Editor : M. Rain Daling