Arsip Tag: Penemuan Mayat

Penemuan Kerangka Manusia di Rumah Kontrakan Gegerkan Warga

Lingkar.co – Warga Perumahan Idaman, Kelurahan Kutowinangun Lor, Tingkir, Kota Salatiga Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan jasad yang telah menjadi kerangka manusia di dalam sebuah rumah kontrakan, Selasa pagi (21/04/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di rumah kontrakan yang beralamat di Perumahan Idaman Karangduwet, Tingkir, Kota Salatiga,

Penemuan bermula dari kecurigaan warga karena penghuni rumah sudah tidak terlihat beraktivitas selama kurang lebih tujuh bulan.

Kapolsek Tingkir Kompol Daryono, S.E. menjelaskan bahwa sebelumnya warga telah melakukan musyawarah dan sepakat untuk membuka rumah tersebut secara paksa, dengan didampingi pemilik rumah dan Bhabinkamtibmas setempat.

“Setelah rumah berhasil dibuka oleh tukang kunci, warga mendapati pintu kamar dalam keadaan terbuka dan menemukan kerangka manusia di atas tempat tidur,” jelas Kompol Daryono, S.E.

Korban diketahui bernama Giessendra Gratama Mersingga Pakpahan (36), warga Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh Tim gabungan Polres Salatiga bersama Polsek Tingkir, Koramil, serta tenaga medis dari Puskesmas Sidorejo Kidul, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga bulan sebelum ditemukan,” tambah Kapolsek Tingkir

Penanganan selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Salatiga atas permintaan pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi juga telah mengamankan lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan tidak adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Kadang tetangga bukan sekadar orang di sebelah rumah, tapi juga “alarm sosial” yang bisa mencegah kejadian serupa terlambat terungkap. (*)

Warga Kudus Digegerkan Penemuan Mayat Gantung Diri di Makam Keramat

Lingkar.co – Warga Kecamatan Dawe, Kudus digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki yang diduga gantung diri di Makam Keramat Punden Masin, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Jumat (3/1/2025).

Salah satu warga yang ikut mengevakuasi korban, Hudi Antoro (41) yang merupakan warga RT 05 RW 03 Desa Cranggang, Kecamatan Dawe menyebut, korban pertama kali ditemukan oleh penjaga Punden Masin.

Korban, katanya, ditemukan sekira pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan, mayat tersebut sudah tampak menghitam.

“Saya ditelfon oleh pegawai makam sini (Punden Masin) yang mengabari saya kalau menemukan mayat itu. Lalu saya langsung menghubungi pihak kepolisian dan TNI setempat,” katanya, Jumat (3/1/2024).

Selanjutnya, korban mulai dievakuasi oleh para relawan, warga, kepolisian dan TNI sekira pukul 09.30 WIB.

Ia mengungkapkan, sebetulnya motor korban sudah terlihat terparkir di area makam sejak Senin (30/12/2024). Kemudian, bau bangkai juga mulai tercium sejak Selasa (31/12/2024).

“Motornya diketahui sudah ada sejak Senin (30/12) sampai sekarang, lalu baru ditemukan mayatnya sekarang,” katanya.

Saat ini, kasus penemuan mayat tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan dan penanganan pihak Polres Kudus. (*)

Penulis: Miftah

Mayat Ditemukan Membusuk di Hutan Regaloh Pati, Polisi Kesulitan Identifikasi Korban

Lingkar.co – Mayat tanpa identitas ditemukan dalam kondisi membusuk di tengah hutan Regaloh, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Sabtu (26/10/2024)

Kapolsek Tlogowungu, Iptu Mujahid mengatakan bahwa mayat tersebut ditemukan oleh Asisten Perhutani (Asper) Tlogowungu sekira pukul 09.15 di hutan Regaloh pada petak 131 B.

”Tadi sekitar pukul 09.15 WIB kami mendapatkan laporan dari Asper Tlogowungu, bahwa anggotanya saat patroli menemukan adanya sosok mayat di Hutan Regaloh, petak 131 B, masuk Desa Regaloh,” ungkap dia.

Dengan adanya laporan itu, pihaknya bersama personel Polsek Tlogowungu dan Asper Tlogowungu langsung mendatangi lokasi guna untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

”Benar ditemukan sosok mayat yang diperkirakan laki-laki. Kemudian kami menghubungi Polresta Pati, Inavis, dan Puskesmas Tlogowungu,” jelasnya.

Kemudian, pihaknya langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama petugas Inavis dan tenaga kesehatan memeriksa mayat lelaki tersebut.

Dalam pemeriksaan tersebut pihaknya memastikan bahwa korban meninggal lebih dari satu minggu.

”Berdasarkan pemeriksaan jenazah umurnya 60 tahun, panjang 170-an. Tidak ditemukan kekerasan. Menurut dr Lela dari Puskesmas Tlogowungu itu diperkirakan seminggu hingga lebih dari seminggu yang lalu,” ujar dia.

Ia juga mengatakan mayat sulit dikenali karena kondisi wajah sudah membusuk. Saat ini jenazah korban berada di RSUD Soewondo Pati.

”Kondisi sudah mulai pembusukan, wajah ndak bisa dikenali kembali. Langkah kami mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya sekitar 2 mingguan untuk melaporkan ke kami,” katanya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Warga Karangasem Grobogan Digegerkan Penemuan Mayat dengan Luka Gorokan

Lingkar.co – Warga Dusun Sarip, Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria dengan luka gorokan di leher disebuah kandang kambing milik Tarmidi pada Selasa (2/7/2024).

Korban diketahui bernama Wisnu Candra Aditya (23).

Kapolsek Wirosari AKP Muri menjelaskan korban pertama kali ditemukan oleh Tarmidi. Saat itu, Tarmidi ingin menyembelih kambing di kandang miliknya.

“Ketika sampai di kandang kambing miliknya, Tarmidi melihat ada seorang laki-laki tergeletak tanpa menggunakan baju hanya mengenakan celana pendek. Sontak Tarmidi kaget melihat kondisi pria tergelak dengan bersimbah darah dari leher yang telah digorok,” jelasnya.

Saat ditemukan, katanya, terdapat sebilah pisau di sebelah kiri korban.

Kemudian, lanjutnya, Tarmidi lari keluar dan belum sempat mengenali korban. Sesampainya di luar, Tarmidi baru menyadari ada motor korban yang di parkir di samping rumahnya.

“Motor yang dimiliki korban adalah motor dari keponakan Tarmidi,” katanya.

“Baru selang beberapa menit warga yang lain mendatangi tempat kejadian,” imbuhnya.

Melihat kejadian itu, salah satu warga mendatangi Kepala Desa Karangasem, untuk kemudian melanjutkan pelaporan ke Polsek Wirosari.

AKP Muri menuturkan setelah dilakukan pemeriksaan dari tim Inafis bersama Puskesmas 2 Wirosari, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Namun, panjang luka gorokan hingga 10 centi meter, dengan lebar 5 centimeter.

“Dengan luka itu, menyebabkan kerongkongan korban putus,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit Epilepsi.

“Sudah berobat dan minum obat rutin tetapi tidak kunjung sembuh,” tandasnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam