Arsip Tag: Peristiwa

Bukan Bom, Tas Merah Putih di Tepi Tol ABC Jatingaleh Hanya Berisi Pakaian


Lingkar.co – Kepolisian Daerah Jawa Tengah memastikan tas merah putih yang sempat menggegerkan warga setelah ditemukan di tepi Jalan Tol ABC Jatingaleh, Kota Semarang, tidak mengandung benda berbahaya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Gegana Brimob Polda Jateng, isi tas tersebut hanya berupa pakaian.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan tas tersebut telah diperiksa secara menyeluruh dan tidak ditemukan bahan peledak maupun benda mencurigakan lainnya.

“Terima kasih rekan-rekan sekalian. Tadi hasil temuan tas yang diduga barang mencurigakan sudah dilakukan pengecekan oleh tim Gegana Brimob Polda Jawa Tengah dan sudah dibongkar. Isinya dicek hanya pakaian yang bersangkutan, pakaian-pakaian dan pakaian dalam, jadi tidak ada barang-barang yang mencurigakan dari dalam tas tersebut,” ujar Artanto kepada wartawan, Rabu (31/12/2025).

Ia menegaskan, tidak ada potensi bahaya dari tas tersebut.
“Jadi normal itu barang pakaian biasa. Tidak ada hal yang diduga membahayakan. Hanya pakaian biasa, celana dalam, kaos kaki, dan sebagainya itu saja,” lanjutnya.

Kronologi Penemuan

Artanto menjelaskan, peristiwa bermula saat polisi menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya tas mencurigakan di tepi jalan tol. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Setelah ada laporan dari masyarakat, kemudian polisi mendatangi TKP dan segera menghubungi pihak Polda, dalam hal ini Brimob. Brimob dengan tim Gegananya datang untuk melakukan pemeriksaan dan deteksi terhadap barang tersebut,” jelasnya.

Tim Gegana kemudian melakukan prosedur pengamanan, pemeriksaan, dan pembongkaran tas untuk memastikan tidak ada ancaman.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan pembongkaran, tidak ada yang mencurigakan. Isinya hanya pakaian-pakaian saja,” tegas Artanto.
Meski tidak ditemukan unsur berbahaya, pihak kepolisian masih menelusuri kepemilikan tas tersebut.

“Barang tersebut tertinggal dan bukan hal yang berbahaya. Kami masih menelusuri kepemilikannya siapa,” kata dia.

Polda Jateng mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor ke pihak berwajib apabila menemukan benda mencurigakan di ruang publik, agar dapat ditangani sesuai prosedur keamanan yang berlaku. (*)

Penulis: Husni M Bojes

Pendaki yang Hilang di Gunung Merapi Ditemukan Meninggal Dunia

Lingkar.co – Pendaki Ilegal di Gunung Merapi berstatus Siaga III atas nama Aldo Oktawijaya (22) yang sempat dikabarkan hilang akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

“Betul sudah ditemukan dengan kondisi MD (meninggal dunia),” ungkap Kapolsek Kemlaang AKP Sarwoko, Rabu (24/12/2025).

Sarwoko mengatakan jasad pendaki itu ditemukan tim SAR gabungan di jurang sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah dievakuasi, Jenazah nya dibawa ke rumah sakit terdekat. Untuk keluarga juga sudah mengetahui karena turut memantau di posko SAR.

“Tadi sekitar pukul 14.30 WIB. Ini jenazah perjalanan ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Tegalyoso untuk pemulasraan,” ujar Sarwoko.

“Keluarga sudah mengetahui, Ini tadi di Posko Sapu Angin. Untuk visum ini kita bawa ke RSUP dulu, saya perjalanan dengan ambulans,” sambungnya.

Sebelumnya, tiga pendaki asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) nekat melakukan pendakian Gunung Merapi yang resmi ditutup karena status siaga Level III, pendakian tersebut dilakukan secara ilegal dengan “mencuri jalur” untuk mencapai puncak pada Sabtu (20/12/2025).

Setelah sempat bermalam di atas, rombongan tiga pendaki turun kembali. Salah satu pendaki mengalami kelelahan dan sakit kaki, sehingga dua rekannya lebih dulu turun untuk mencari bantuan. Namun dalam perjalanan salah satu pendaki terperosok dan jatuh kejurang, menyebabkan mereka terpisah.

Pendaki yang terperosok mengikuti aliran sungai hingga akhirnya bertemu warga dan berhasil mendapatkan pertolongan. Namun, dua Pendaki lainnya dilaporkan hilang. Kemudian tim SAR gabungan bersama relawan melakukan pencarian terhadap kedua pendaki tersebut.

Salah satu pendaki Panji Rizkyawan (20), Warga Kota Yogyakarta ditemukan selamat dalam kondisi lemas hari Senin (22/12/2025) lalu.

Rizky ditemukan di koordinat 49 440900 916488 saat tim SRU 4 melakukan upaya pencarian dari Posko menuju Pos 2 pendakian Gunung Merapi. Sedangkan Aldo, jasadnya ditemukan pada Rabu (24/12/2025) siang.

Penulis : Putri Septina

4 Prajurit TNI di Ketapang Diserang Belasan WNA Asal China

Lingkar.co – Kasus penyerangan terhadap 4 Prajurit TNI oleh belasan warga negara asing (WNA) asal China di Ketapang, Kalimantan Barat, diduga berawal dari penerbangan Drone ilegal di area latihan militer.

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XII/Tanjungpura, Kolonel Infanteri Yusub Dody Sandra menyampaikan, saat ini pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan penyerangan terhadap prajurit TNI oleh 15 orang WNA Asal China di area PT Sultan Rafli Mandiri, Kabupaten Ketapang.

Insiden tersebut terjadi PA Minggu (14/12/2025) sekitar pukul 15.40 WIB saat prajurit dari Batalyon Zipur 6/SD sedang melaksanakan Latihan Dalam Satuan di sekitar area perusahaan,” ujar Yusuf, Selasa (17/12/2025).

“Empat prajurit kami menerima laporan dari satpam PT SRM terkait adanya aktivitas Drone tak dikenal yang terbang di area latihan militer,” sambungnya.

Prajurit TNI pun merespons laporan tersebut dan mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat pengoprasian drone. Di lokasi itu mereka bertemu empat WNA Asal China yang sedang mengendalikan Drone tanpa izin.

Saat prajurit TNI berupaya meminta keterangan secara prosedural, tiba-tiba sebelas orang WNA lainnya datang ke lokasi dan langsung melakukan penyerangan dengan senjata tajam.

“Mereka menyerang anggota menggunakan senjata tajam berupa parang, airsoft gun, dan satu alat kejut listrik,” ucap Yusuf.

Namun keempat prajurit TNI tersebut tidak gegabah, mereka mengambil langkah dengan menghindari eskalasi konflik terbuka dan mundur ke area perusahaan untuk mengamankan situasi serta melaporkan kejadian tersebut ke komando atas.

“Hungga saat ini, motif penyerangan dan alasan penerbangan Drone di area latihan tersebut masih kami dalami lebih lanjut,” jelas Yusuf.

Akibat insiden itu, satu unit mobil perusahaan jenis Hilux mengalami rusak berat, sementara satu unit sepeda motor Vario milik karyawan PT SRM juga dirusak.

Yusuf menyebut, Kodam XII/Tanjungpura mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Penulis : Putri Septina

8 Kecamatan di Kendal Terdampak Banjir hingga Longsor

Lingkar.co – Sebanyak 8 Kecamatan di Kendal terdampak banjir hingga longsor karena intensitas hujan deras yang cukup tinggi, Minggu (14/12/2025) petang.

8 kecamatan yang terdampak di antaranya di wilayah Kecamatan Pageruyung, Weleri, Ringinarum, Kangkung, Cepiring, Kendal, Limbangan dan Rowosari.

“Iya betul, itu karena hujan deras pada kemarin mengakibatkan beberapa titik terdampak bencana alam,” kata Sekretaris BPBD Kendal, Ahmad Huda Kurniawansah, Senin (15/12/2025).

Kecamatan Pageruyung

Huda menerangkan, di wilayah Kecamatan Pageruyung ada tanah longsor yang terjadi di dua desa, yakni Desa Getasblawong dan Watudono.

Di Desa Getasblawong, longsor terjadi pada senderan tanah dan menimpa dinding sebelah kiri rumah milik Basuki di Dusun Getas Lor RT 05/RW 02 Desa Getasblawong Kecamatan Pageruyung.

Dikatakannya, rumah yang terkena longsor itu sebelumnya tengah direnovasi pemilik rumah. Belum selesai renovasi, dinding rumah terkena longsoran.

“Rumah itu dihuni 9 orang, saat masih renovasi terkena longsor. Tapi tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Sedangkan di Desa Watudono, longsor terjadi di Surokonto Wetan yang membuat sebagian akses jalan sempat tertutup material longsor.

Huda mengatakan, saat ini material longsor telah dibersihkan dan jalan sudah bisa dilalui kembali.

“Itu menutup sebagian akses jalan, saat ini sudah ditangani dan bisa dilalui,” sambungnya.

Kecamatan Weleri

Sementara itu, di wilayah Kecamatan Weleri terdapat banjir limpasan sungai Kali Damar di Desa Sidomukti dan Manggungsari, serta pohon tumbang di Desa Jenarsari.

Huda menjelaskan, luapan Sungai Kali Damar itu sempat masuk ke permukiman warga sekitar pukul 17:00 WIB, dengan genangan air cukup tinggi.

“Untuk yang pohon tumbang itu terjadi di
jalan arteri Weleri Desa Jenarsari pada Minggu (14/12/2025) pukul 15.30 WIB dan membuat jalan sempat tertutup,”

“Sekitar sejam kemudian, arus lalu lintas di arteri Weleri kembali normal.” paparnya.

Kecamatan Ringinarum

Menurut Huda, di Kecamatan Ringinarum, terdapat 5 desa yang terdampak bencana alam di antaranya Desa Tejorejo, Wungurejo, Pagerdawung, Caruban dan Ngawensari.

Dia mengatakan, di Desa Ngawensari, Caruban, Wungurejo, dan Tejorejo terdapat sejumlah pohon tumbang dengan berbagai diameter.

“Yang tumbang ada pohon jati, lamtoro sama mangga. Paling besar diameternya itu 70 sentimeter, dan sudah tertangani semua,” sambungnya.

Selain itu, terdapat pula banjir limpasan sungai di Dusun Bojo Desa Tejorejo dengan genangan sekitar 20 sentimeter menggenangi permukiman warga.

Di Desa Pagerdawung, BPBD juga mencatat adanya angin puting beliung yang merusak rumah dan atap bangunan Pos Kesehatan Desa (PKD) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kecamatan Kangkung dan Cepiring

Huda menambahkan, angin puting beliung juga melanda Desa Sendangdawung di Kecamatan Kangkung yang membuat rumah warga roboh dan atap rumah rusak.

Sementara itu, di Desa Kaliyoso hanya terjadi pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan setempat.

Di Desa Gondang Kecamatan Cepiring, Huda juga mendapat laporan adanya pohon tumbang.

“Sudah langsung ditangani warga, sudah bisa dilalui lagi,” ujarnya.

Kecamatan Kendal

Huda menerangkan, wilayah yang terdampak bencana paling banyak ialah di Kecamatan Kendal akibat luapan Sungai Kendal.

Luapan sungai yang terjadi sejak Minggu (14/12/2025) dini hari itu, telah meluas ke 8 kelurahan, di antaranya Kebondalem, Kalibuntu, Langenharjo, Pekauman, Ngilir, Pegulon, Balok, Patukangan dan Trompo.

“Genangan banjir limpasan sungai ini ketinggiannya sekitar 20 sentimeter. Untuk yang di Langenharjo juga ada pohon tumbang,” tuturnya.

Kecamatan Limbangan dan Rowosari

Di sisi lain, Huda juga mendapat laporan adanya tanah longsor yang menutup sebagian jalan di Desa Sumberahayu Kecamatan Limbangan.

Kemudian ada pula kejadian pohon tumbang di Dusun Gono Barat dan Dusun Gono Timur Desa Gonoharjo yang mengakibatkan akses jalan sempat tertutup.

Pohon tumbang juga terjadi di Desa Kebonsari Kecamatan Rowosari yang menimpa rumah hingga mengalami kerusakan ringan.

“Sekitar pukul 16:15 WIB kemarin, dan sudah langsung ditangani semua,” tandasnya. (*)

Penembakan Massal di Pantai Bondi Sydney Australia, 12 Orang Tewas

Lingkar.co – Australia dikejutkan dengan Penembakan Massal yang terjadi di Pantai Bondi Sydney, Australia pada Minggu (14/12/2025). Berdasarkan keterangan resmi Premier New South Wales (NSW) dan Kepolisian NSW Australia, penembakan ini menewaskan 12 orang termasuk pelaku serta melukai 29 lainnya. Dari jumlah korban luka 2 diantaranya merupakan personel Kepolisian NSW.

Penembakan dilaporkan terjadi di bagian utara Pantai Bondi, Di dekat atau Di area Bondi Park Playground. Insiden itu berlangsung pada hari pertama Hanukkah. perayaan Yahudi selama delapan hari, saat acara “Chanukah by the Sea” dijadwalkan digelar dilokasi tersebut.

Belum ada konfirmasi mengenai apakah ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney menyatakan terus mencermati perkembangan situasi dan berkoordinasi erat dengan otoritas setempat untuk memastikan keselamatan WNI di wilayah tersebut.

“KJRI Sydney menghimbau WNI yang berada di Wilayah NSW untuk tetap waspada, menghindari lokasi kejadian, serta mematuhi arahan dari otoritas Australia,” Jelas Kemenlu RI.

Bagi WNI yang memerlukan bantuan atau memiliki informasi terkait insiden tersebut, KJRI Sydney membuka layanan darurat melalui Hotline +61 434 544 478.

Otoritas Australia saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tersebut, termasuk menulusuri kemungkinan adanya ancaman lanjutan. Hingga kini, pihak berwenang belum merilis identitas maupun kewarganegaraan para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.

Penulis : Putri Septina

Polisi Sebut Mobil MBG Tabrak Siswa Murni Kelalaian Sopir

Lingkar.co – Polisi memastikan kecelakaan yang menimpa sejumlah siswa dan guru di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara terjadi bukan karena masalah teknis kendaraan. Melainkan murni akibat kelalaian pengemudi atau sopir mobil pengangkut makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno mengatakan insiden itu murni disebabkan oleh kelalaian pengemudi.

“Atas kelalaian tersangka yang mengakibatkan mobil yang dikendarai pelaku yang menabrak pagar, lalu terus melaju menabrak para korban,” kata Onkoseno, Jumat (12/12/2025).

Ia menegaskan kendaraan tersebut berada dalam kondisi layak pakai. Tidak ada gangguan teknis yang menjadi pemicu kecelakaan.

Pengemudi mobil tersebut awalnya berencana menginjak pedal rem, namun ternyata yang diinjak justru pedal gas sehingga mobil tidak dapat dikendalikan. Kemudian, pengemudi membelokkan mobil ke kiri karena Di depan dan kanannya banyak orang.

“Saat ini pelaku sudah ditahan di Polres Metro Jakarta Utara,” ujar Onkoseno.

“Dia punya SIM dan layak berkendara,” sambungnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Utara menetapkan sopir mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berinisial AI (34) sebagai tersangka yang menabrak sejumlah siswa dan guru di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, pada Kamis (11/12/2025).

“Kami sudah melakukan gelar perkara dan yakin dengan alat bukti yang ada sehingga Ditetapkan Sebagai tersangka,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz.

Pihaknya juga telah melakukan tes Urine serta tes alkohol terhadap pelaku dan hasilnya negatif.

Penulis : Putri Septina

Viral Youtuber Resbob Hina Suku Sunda dan Viking, Kini Diburu Polda Jabar

Lingkar.Co – Sosok Youtuber Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob kembali mencuri perhatian usai melontarkan kata-kata kasar terhadap suku sunda. Polda Jawa Barat memburu Resbob usai menerima laporan dari masyarakat sunda yang merasa tersinggung dengan ujaran tidak pantas tersebut.

Ucapan Resbob diketahui disampaikan melalui siaran langsung media sosial TikTok dan sempat viral di media sosial. Kasus ini kini masuk tahap penyidikan oleh Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, penyidik Ditressiber telah melakukan pemprofilan terhadap akun yang digunakan Resbob.

“Kami telah profiling akun pelaku hate speech (ujaran kebencian) terhadap Viking (Organisasi bobotoh Persib) dan warga Jabar ( Sunda),” kata Hendra pada Kamis (12/12/2025).

Kombes Hendra menjelaskan, saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan awal. Laporan polisi telah diterima untuk melengkapi proses hukum dan memperkuat keterangan saksi.

Wakil Gubernur Jabar Erwan menilai ujaran kebencian bernuansa SARA tersebut berpotensi memecah belah masyarakat. Dia mendesak aparat penegak hukum segera bertindak tegas.

“Saya sebagai orang Sunda merasa sangat terhina dan marah. Saya berharap kepolisian segera menangkap orang tersebut (Resbob) karena ini sudah SARA dn bisa memecah belah bangsa,” Jelas Erwan.

Diketahui kasus ini mencuat setelah Resbob dalam salah satu siaran Langsung nya melontarkan hnaan terhadap Viking dan Suku Sunda. Tayangan tersebut menyebar luas dan memicu kemarahan publik, khususnya masyarakat Jawa Barat.

Penulis : Putri Septina

Sayangkan Insiden Mobil MBG Tabrak Siswa, Gibran Minta Maaf

Lingkar.co – Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta maaf atas insiden mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak sejumlah siswa di SD Negeri Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12/2025).

“Atas nama pemerintah, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan menyayangkan kejadian ini. Kejadian ini tidak boleh terulang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/12/2025).

Dalam insiden tragis tersebut ada 20 korban yaitu 19 orang siswa dan 1 guru. Peristiwa terjadi saat para guru menyiapkan barisan siswa untuk kegiatan literasi membaca Di halaman sekolah. Mobil yang bertugas membawa MBG ke sekolah tersebut tiba-tiba melaju tak terkendali menabrak pagar, siswa dan guru yang ada Di halaman.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dandan Hindayana memastikan bahwa pihaknya akan mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh kepolisian.

“Kami juga akan bekerja sama penuh dengan kepolisian dalam proses penyelidikan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang,” ucap Dandan.

Gibran sendiri telah menjenguk langsung sejumlah korban yng dirawat di Rumah Sakit Koja dan Cilincing, Jakarta Utara.

“Saya mendorong penanganan medis yang maksimal bagi para korban, serta pendampingan dan trauma healling bagi para siswa dan guru SDN Kalibaru 01,”

“Saya juga telah meminta agar segera dilakukan pengusutan tuntas, penegakan hukum, dan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” Tegas Gibran. (*)

Penulis : Putri Septina

Kronologi Mobil MBG Tabrak Siswa di SDN 01 Jakarta Utara

Lingkar.co – Sebuah mobil Grand-Max putih pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak siswa-siswi SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pagi ini Kamis (11/12/2025).

Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri mengatakan, peristiwa ini terjadi saat para siswa tengah berkumpul di lapangan pukul 06.30 WIB dengan kegiatan membaca bersama.

“Jam 06.30 WIB, para siswa-siswi sedang di lapangan SDN 01 Kalibaru untuk mengikuti kegiatan literasi membaca,” ucap Robi.

“Kemudian tiba-tiba masuk mobil MBG dengan menabrak atau menerobos pagar pintu SD 01 sehingga menabrak siswa-siswi tersebut yang ada dilapangan,” sambungnya.

Robi menjelaskan, para siswa dan guru yang terluka pun kemudian dibawa ke 3 rumah sakit yang berbeda dan sudah ada yang dibawa pulang.

“5 orang dirujuk ke RS Koja, 14 di RSUd Cilincing, dan 1 orang di Puskesmas Cilincing atas nama Maulana, sudah pulang,” jelas Robi.

Untuk pengemudi mobil MBG diketahui bernama Adi Rawan (34) sudah diamankan polisi untuk dimintai keterangan.

“Sopir saat ini diamankan jajaran Polsek Cilincing Jakarta Utara,” ujar Robi.

Polisi mulai melakukan olah TKP, dipimpin Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin. Mobil Grand-Max putih yang digunakan masih terparkir ditempat terakhirnya berhenti.

Komarudin menjelaskan terkait posisi mobil pada pagi itu. Ia mengatakan, mobil datang dari arah sisi kanan sekolah dan sempat melambatkan di depan pagar sekolah namun tiba-tiba mobil meloncat.

“Menurut pengakuan sementara, sopir sempat ingin menghentikan kendaraan karena dia tahu bahwa didalam masih sedang ada kegiatan dan pintu pagar dalam tertutup,” jelas Komarudin.

“Nah, itulah yang tadi kami sampaikan, lihat dari CCTV yang ada, kendaraan sempat melamba, ya begitu naik, nanjak sempat melambat, tapi tiba-tiba dia loncat. Kendaraannya loncat langsung menabrak dan tidak terkendali hingga jarak yang kita lihat di posisi akhir,” sambungnya.

Komarudin mengatakan, seharusnya mobil MBG itu datang sebelum kegiatan dimulai.

“Kalau dilihat dari CCTV yang ada pagi ya, di saat anak-anak memang sedang ada kegiatan, menurut keterangan awal seharusnya mobil ini datang lebih pagi,” ucap Komarudin.

“Mobil ini datang lebih pagi, sempat tadi tertahan, jadi masuknya bebarengan. Biasanya masuknya sebelum anak-anak ada kegiatan,” tambahnya.

Komarudin memastikan si sopir memiliki surat izin mengemudi (SIM). Kini polisi masi mendalami penyebab mobil melaju ke arah siswa.

Penulis : Putri Septina

Mobil MBG di Jakarta Utara Hantam Gerbang Sekolah Tabrak Siswa SD

Lingkar.co – Mobil operasional Makan Bergizi Gratis (MBG) menghantam gerbang sekolah dan guru serta para siswa yang sedang berkumpul di halaman sekolah yang ada di Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan peristiwa yang terjadi di SDN 01 Cilincing tersebut mengakibatkan 20 orang terluka. Mereka diantaranya 19 orang siswa dan 1 orang guru.

“Korban 20 orang, terdiri dari 19 siswa dan 1 orang guru,” kata Budi Hermanto.

Budi Hermanto menyebut, dari 20 orang tersebut, 5 diantaranya dirawat di RS KOja. Sementara 14 lainnya dibawa ke RSUD Cilincing.

“Satu orang di Puskesmas Cilincing dan sudah pulang,” sambungnya.

Ia mengatakan, belum diketahui secara pasti kronologi kejadian tersebut dan sopir juga sudah diamankan Polisi. Saat ini prioritas utamanya adalah penanganan para korban.

“Untuk sopir sudah diamankan,” Ujar Budy.

Wakil Kepala Badan gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengaku mendapat laporan dari Sony Sanjaya yang menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Sony melapor bahwa dirinya menuju kelokasi kejadian.

“Saya meluncur ke TKP, bu,” kata Nanik menirukan ucapan Sony padanya, Kamis (11/12/2025).

Penulis : Putri Septina