Vaksinasi Dosis kedua Ma’ruf Amin Tak Absen

  • Bagikan
VAKSINASI: Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Ma'ruf Amin jalani vaksinasi dosis kedua, Rabu (17/3). (ANTARA/LINGKAR.CO)
VAKSINASI: Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Ma'ruf Amin jalani vaksinasi dosis kedua, Rabu (17/3). (ANTARA/LINGKAR.CO)

JAKARTA, Lingkar.co – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dampingi Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin jalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua di rumah dinasnya,  Rabu (17/3).

Petugas penyuntik vaksin kepada Ma’ruf sama seperti saat penyuntikan dosis pertama pada 17 Februari lalu, yaitu dr Dwi Edi Wahono, SpPD, KGH.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Dalam kesempatan tersebut Ma’ruf mengajak seluruh masyarakat yang tergolong kelompok usia lanjut usia (lansia) untuk bersedia di vaksin.

“Ini adalah upaya untuk menjaga diri kita. Utamanya masyarakat yang lansia agar  terhindar dari persebaran Covid-19 yang kian marak,” ujar orang nomor dua RI tersebut.

Usai menerima suntik vaksin, Ma’ruf juga menegaskan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Dan mematuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang berlaku.

“Walaupun sudah menerima vaksin dua kali, tetap juga harus menjaga protool kesehatan, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan juga mematuhi aturan PPKM,” imbuhnya.

lanjut Ma’ruf, Walaupun sudah mendapatkan vaksin menurutnya kemungkinan tertular itu masih akan ada.

“Menjaga diri dari penyakit, dalam agama, itu wajib. Maka sekali lagi saya mengajak masyarakat, terutama yang sudah sepuh-sepuh, untuk segera divaksinasi,” tegasnya.

Sementara itu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kehadirannya mendampingi Ma’ruf dalam vaksinasi dosis kedua tersebut untuk memastikan bahwa vaksin Covid-19 aman untuk kelompok lansia.

“Mudah-mudahan ini bisa memberikan keyakinan kepada teman-teman sekalian bahwa vaksinasi ini aman,” kata Sadikin.

Menurutnya imunitas terhadap Covid-19 baru akan terbentuk secara optimal setelah 28 hari pasca penyuntikan dosis kedua. Ia juga menegaskan bahwa Artinya, setelah mendapatkan vaksin Covid-19 masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi pesan saya, kalau habis menerima suntik jangan langsung jalan ke mana-mana tidak pakai masker. Kekebalan optimal dari antibodi kita itu di hari ke-28 sesudah suntikan kedua,” tegasnya. (ara/luh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.