Warga Menduga Ada Bagi-bagi Kios Sentra Kuliner Sragen untuk Pejabat

  • Bagikan
DISOROT: Kios Sentra Kuliner Sragen menjadi perhatian warga setempat karena diduga ada bagi-bagi kios untuk pejabat.(MUKHTARUL HAFIDH/LINGKAR JATENG)
DISOROT: Kios Sentra Kuliner Sragen menjadi perhatian warga setempat karena diduga ada bagi-bagi kios untuk pejabat.(MUKHTARUL HAFIDH/LINGKAR JATENG)

SRAGEN, Lingkar.co – Pembangunan kios sentra kuliner Veteran Brigjen Katamso, Kabupaten Sragen telah selesai. Namun, usainya pembangunan menjadi sorotan. Pasalnya, sejumlah warga menduga ada bancaan atau bagi-bagi 21 kios jajan makanan ke sejumlah pejabat di Sragen

Bahkan sejumlah warga menuding beberapa pejabat mendapat lebih dari satu kios di sentra kuliner tersebut.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Berdasar informasi, pembangunan proyek kios sentra kuliner yang baru selesai telah diserahkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen untuk segera dibuka.

Hanya saja, dalam pembagian 21 kios yang ada menilai tidak terbuka ke pedagang makanan secara umum di Sragen. Melainkan dengan dalih sentra kuliner itu untuk mewakili makanan unggulan di Bumi Sukowati. Selain itu, tim bentukan Pemkab Sragen yang melakukan penunjukan penempatan.

“Melihat pembagian kios sentra kuliner itu terkesan ada jatah bagi pejabat. Karena pedagang yang boleh jualan di sentra kuliner berdasar penunjukkan pejabat berwenang dalam kemasan oleh tim rapat terbatas Pemkab Sragen,” beber salah satu warga Sragen yang enggan disebut namanya.

Melihat persoalan itu, kata warga Sragen yang mewanti-wanti untuk tak disebut namanya ini, menilai setiap pembangunan proyek seperti kios maupun pasar disinyalir ada pembagian terhadap pejabat teras yang berwenang.

“Sehingga dalam pembangunan tersebut lantas untuk siapa sebenarnya. Untuk pedagang ataukah pejabat berwenang,” tandasnya.

Sementara itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sragen membatah keras munculnya tudingan bagi-bagi kios.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sragen Teddy Rusanto menjelaskan, penempatan pedagang di sentra kuliner untuk pedagang makanan unggulan Sragen. Keputusan siapa yang boleh menempati kios kuliner itu  dari  hasil rapat terbatas (ratas) tim bentukan Pemkab Sragen.

“Penempatan itu sebagai reward penghargaan bagi pedagang makanan yang telah memperkenalkan nama Sragen sejak lama. Penghargaan itu tentunya untuk Soto Girin, Soto Mungkun yang memang telah lama memperkenalkan Sragen dengan khas makanan mereka,” papar Teddy.(fid/lut)

Sumber: Koran Lingkar Jateng

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.